Pemutusan Pasokan Bahan Bakar Picu Kecelakaan Air India

KECELAKAAN pesawat Air India yang menewaskan 260 orang bulan lalu disebabkan oleh pemutusan pasokan bahan bakar ke mesin pesawat, menurut laporan awal dari Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (Aircraft Accident Investigation Bureau/AAIB).

Pesawat tujuan London itu jatuh sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, pada 12 Juni 2025. Dari 243 orang di dalam pesawat, hanya satu penumpang yang selamat. Sejumlah korban lainnya tewas di darat setelah pesawat menghantam asrama BJ Medical College and Hospital.

Saklar pengontrol bahan bakar di kokpit Boeing 787-8 Dreamliner itu dalam posisi mati (cutoff), sehingga mesin tidak mendapatkan suplai bahan bakar.

Data dari perekam penerbangan (black box) menunjukkan bahwa pada kecepatan 180 knot, kedua saklar pemutus bahan bakar dipindahkan dari posisi RUN ke CUTOFF hanya dalam jeda satu detik.

BACA JUGA  Pesawat Jeju Air Pernah Punya Riwayat Kecelakaan 2021

Pemutusan pasokan bahan bakar, pesawat hilang kendali

Dalam rekaman kokpit, terdengar salah satu pilot bertanya kepada yang lain, “Kenapa kamu mematikan?” yang kemudian dijawab bahwa ia tidak melakukannya.

Tak lama setelah itu, kedua saklar dikembalikan ke posisi semula dan mesin mulai mencoba menyala kembali. Namun, upaya tersebut terlambat, pesawat kehilangan ketinggian dan jatuh sebelum melintasi pagar bandara.

Saklar bahan bakar pada Boeing 787 berada di antara kursi kedua pilot, tepat di belakang tuas throttle, dan dilengkapi mekanisme pengunci untuk mencegah pemutusan bahan bakar secara tidak sengaja.

Namun, rekaman menunjukkan Ram Air Turbine, sumber daya darurat aktif selama pesawat mulai mendaki, menandakan adanya masalah pada sistem utama.

BACA JUGA  Korea Selatan Inspeksi Keselamatan Pesawat Boeing 737-800

“Ketika saklar bahan bakar dikembalikan ke posisi RUN saat pesawat sudah mengudara, sistem otomatis akan memulai kembali pengapian dan pemulihan daya dorong,” tulis laporan tersebut.

Beberapa detik sebelum jatuh, salah satu pilot sempat meneriakkan, “MAYDAY, MAYDAY, MAYDAY,” namun tidak ada tanggapan dari menara kontrol yang menyaksikan pesawat menghantam permukiman.

Investigasi juga mengungkap bahwa semua sistem pesawat saat lepas landas dalam kondisi normal.

Bahan bakar pesawat dalam kualitas baik, tidak ditemukan aktivitas burung di sekitar jalur lepas landas, dan beban pesawat masih dalam batas yang diperbolehkan. Tidak ada barang berbahaya yang diangkut.

Air India mengonfirmasi telah menerima laporan tersebut dan menyatakan akan terus bekerja sama dengan otoritas terkait.

BACA JUGA  Tim SAR Kembali Berhasil Evakuasi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

“Air India menyampaikan duka mendalam kepada seluruh keluarga korban dalam tragedi AI171. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh selama masa sulit ini,” tulis maskapai melalui akun X resmi pada Sabtu (waktu setempat). (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Kepala pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan apresiasi tinggi atas daya juang anak asuhnya. Skuad Garuda bermain imbang melawan Malaysia dengan skor 0-0 pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN…

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, mengungkapkan kekecewaa terhadap respons sebagian penonton di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) setelah Indonesia bermain imbang 0–0 melawan Malaysia pada laga kedua Grup A,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

  • September 29, 2026
Imbang 0-0 Lawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Kapten Kevin Diks Minta Perjuangan Skuad Garuda Berlaga dengan 10 Pemain Dihargai

Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia

  • September 28, 2026
Sepuluh Pemain Timnas Indonesia Imbangi Malaysia