Ketum Muhammadiyah Resmikan Gedung Medik RSU Assakinah

KETUA Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan kehadiran Gedung Medik RSU Assakinah Medika Sukodono Kabupaten Sidoarjo, diharapkan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga pasien dari luar daerah.

Pernyataan itu diungkapkan Haedar saat meresmikan Gedung Medik RSU Assakinah Medika Sukodono Kabupaten Sidoarjo, Selasa (8/7).

Menurut Haedar, kesehatan adalah salah satu pilar utama kesejahteraan. Apabila kualitas kesehatan rendah, maka tingkat kesejahteraan masyarakat juga akan ikut terdampak.

Haedar juga menekankan pentingnya semangat pelayanan dan kepedulian sosial dalam setiap aktivitas kesehatan. Rumah Sakit Muhammadiyah, kata Haedar, harus menjadi perubahan dari nilai-nilai sosial dan kemanusiaan yang menjadi prinsip gerakan.

Sinergi institusi

Dok.Ist

“Saya mengerahkan seluruh tenaga kesehatan untuk melayani dengan sepenuh hati. Kita tidak sekadar mengobati, tapi juga berbagi kepedulian. Itu prinsip dasar dalam gerakan Muhammadiyah di bidang kesehatan,” ujar Haedar.

BACA JUGA  Jumlah Antrean Daftar Tunggu Haji di Sidoarjo Tertinggi Capai 85.164 Jemaah

Haedar juga menekankan pentingnya sinergi institusi pelayanan kesehatan Muhammadiyah dengan rumah sakit pemerintah maupun swasta. Di era sekarang ini, kata Haedar, kolaborasi jauh lebih penting dibandingkan kompetisi.

“Rumah sakit pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan rumah sakit swasta, begitu juga sebaliknya. Kita perlu sinergi,” tegas Haedar.

Tantangan kesehatan

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang hadir dalam peresmian itu menyampaikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan RSU Assakinah Medika Sukodono. Menurut Emil, kehadiran RS Assakinah Medika akan menjawab kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan

Menurut Emil, kesadaran masyarakat untuk berobat saat ini semakin tinggi. Demikian pula dengan tantangan kesehatan masyarakat juga semakin beragam dan komplek. Berbagai permasalahan penyakit terus bermunculan dan membutuhkan penanganan yang lebih baik.

“Pelayanan rawat jalan dan rawat inap yang ada di rumah sakit Assakinah ini adalah wujud nyata peran Muhammadiyah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat,” kata Emil.

BACA JUGA  Pemkab Sidoarjo Dirikan Dapur Umum di Lokasi Banjir

Pembangunan SDM

Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berdirinya rumah sakit tersebut. Dikatakannya organisasi Muhammadiyah terus berkontribusi terhadap pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

Salah satunya pembangunan kesehatan yang ditunjukkan dengan kehadiran RSU Assakinah Medika Sukodono kali ini. Menurutnya kehadiran rumah sakit umum tersebut juga akan memberi warna pada pembangunan SDM di Kabupaten Sidoarjo.

“Apresiasi luar biasa kepada Muhammadiyah yang senantiasa memberi support dan kontribusinya kepada Kabupaten Sidoarjo dalam mencapai indikator yang sangat vital yakni Human Development Index,” kata Fenny.

Indeks Pembangunan manusia

Fenny mengungkapkan Human Development Index atau Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sidoarjo tahun 2024 lalu sudah mencapai 82,67. Menurutnya capaian IPM tersebut tidak terlepas dari kontribusi organisasi Muhammadiyah.

BACA JUGA  Wabup Mimik Dorong Pemanfaatan Lahan Tidur Jadi Agrowisata

“Ini tidak terlepas dari peran Muhammadiyah khususnya dalam pelayanan kesehatan,” kata Fenny.

Fenny juga mengungkapkan ada 31 rumah sakit yang tersebar di Kabupaten Sidoarjo. Keberadaan rumah sakit tersebut memiliki peran penting dalam pencapaian UHC/ Universal Health Coverage.

Peserta JKN-KIS

Dari data terakhir per Mei 2025, capaian keaktifan peserta JKN-KIS Kabupaten Sidoarjo sudah 76,63%. Capaian UHC tersebut bukti komitmen pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan jaminan kesehatan yang adil dan merata kepada masyarakat Sidoarjo.

“Kabupaten Sidoarjo telah berkomitmen untuk UHC non cut off walaupun saat ini masih 70 persen lebih, tapi kami akan terus berusaha mencukupinya menjadi 80 persen,” kata Fenny. (OTW/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

TIM Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) memasuki babak baru kepemimpinan setelah Samantha Dewi Erwan Setiawan resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Provinsi Jabar periode tahun…

Pemprov Jabar Depositkan Rp1 M untuk Korban Penyekapan

GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi mengunjungi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, untuk mengetahui perkembangan YTR (29), korban penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat. Dalam kunjungan tersebut, gubernur…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

Pemprov Jabar Depositkan Rp1 M untuk Korban Penyekapan

  • June 30, 2026
Pemprov Jabar Depositkan Rp1 M untuk Korban Penyekapan

Kapolda DIY Minta para Personel Tingkatkan Profesionalitas

  • June 30, 2026
Kapolda DIY Minta para Personel Tingkatkan Profesionalitas

Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

  • June 29, 2026
Sukses Juarai AVC Men’s Cup 2026, Timnas Voli Putra Diganjar Bonus

Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi

  • June 29, 2026
Keterbatasan Fisik tidak Halangi Kuswantoro untuk Berprestasi