
PEMERINTAH Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, mendorong pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat desa.
Bupati Humbahas, Oloan P Nababan, Senin (26/5) menyatakan KDMP akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat perekonomian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikannya saat membuka sosialisasi pembentukan KDMP untuk Desa Sihas Tonga dan Desa Sionom Hudon Selatan di Aula Kantor Camat Parlilitan.
“KDMP bukan hanya menjadi wadah ekonomi, tetapi juga sarana peningkatan nilai tukar petani, pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, dan percepatan inklusi keuangan di tingkat desa,” ujar Oloan.
Gotong royong
Menurut Bupati, koperasi ini dibangun atas dasar prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi aktif masyarakat desa. Ia menjelaskan bahwa pembentukan KDMP dilakukan melalui tiga pendekatan, yakni pendirian koperasi baru, pengembangan koperasi yang telah eksis, serta revitalisasi koperasi yang tidak aktif.
“Pemerintah berkomitmen memperkuat kelembagaan ekonomi desa. Saya minta pengurus yang nantinya terpilih bekerja secara profesional dan berorientasi pada kepentingan anggota,” tegasnya.
Musyawarah desa
Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kopenaker), Nurliza Pasaribu, menambahkan bahwa pembentukan KDMP di setiap desa diawali dengan musyawarah desa khusus.
“Forum ini akan membahas dan menetapkan nama koperasi, jenis usaha, anggaran dasar, permodalan, keanggotaan, hingga pemilihan pengurus dan pengawas. Hasil musyawarah menjadi dasar pendirian koperasi desa,” ujarnya.
Program KDMP menjadi bagian dari upaya nyata Pemkab Humbahas dalam mewujudkan kemandirian ekonomi desa yang berbasis kekuatan komunitas dan potensi lokal. (Satu/N-01)







