Road Safety Assosiation Kirim Surat Terbuka ke Presiden

ROAD Safety Assosiation (RSA),  organisasi lembaga swadaya masyarakat ( LSM) konsisten mengkampanyekan keselamatan berkendara di Indonesia, melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI Prabowo Subianto, Sabtu ( 24/5).

Inti curhatan dalam surat terbuka RSA adalah, menagih janji Presiden Prabowo agar segera mengembalikan anggaran bagi keselamatan jalan di Indonesia, yang sempat terkena kebijakan efisiensi.

“Pada kesempatan ini, kami mau menagih janji Bapak ( Presiden RI Prabowo Subianto) mengembalikan uang tersebut sebagian untuk mendanai Keselamatan Jalan di Indonesia,” ujar Ketua RSA, Rio Octaviano dalam surat terbuka yang dikirimkan kepada Mimbar Nusantara Sabtu (24/5).

RSA menurut dia, sudah berulangkali mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto maupun Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka lewat jalur formal, namun seringkali kandas.

BACA JUGA  Presiden Turki Erdogan akan ke Indonesia 12 Februari

Dia tambahkan, sebagai bagian dari rakyat, RSA tidak bisa berkomunikasi dengan presiden.

” Pidato Bapak Presiden seringkali memukau kami. Dengan semangat Bapak sering menegaskan bahwa bapak dan kabinet bapak bekerja hanya untuk rakyat,” tukasnya.

RSA mengaku sangat tersentuh, dan menaruh banyak harapan. Namun pada saat sama, muncul pertanyaan, mengapa hilang nyawa akibat kecelakaan lalu lintas tidak tertangkap radar politik presiden.

Mereka menyampaikan bahwa rakyat bergelimangan darah di jalan, setiap 1 jam, 3 nyawa rakyat hilang sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas.

“Kalau Bapak tidak percaya kepada kami, Bapak bisa panggil Kapolri, dan minta data 5 tahun terakhir korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas,” demikian narasi RSA dalam surat terbuka.

BACA JUGA  Prabowo di PBB: Indonesia Tegaskan Dukung Solusi Dua Negara

RSA menilai, keselamatan jalan sudah sangat darurat, sehingga dibutuhkan sosok presiden untuk menyelesaikan koordinasi lintas sektoral ini. Mereka memggugah hati, agar presiden dapat peduli dengan nyawa anak bangsa.

Harapannya semua duduk bersama di dalam satu ruangan. Sebab RSA yakin, presiden bersama Kabinet Merah Putih memiliki rasa kemanusiaan.

Dalam surat terbuka, RSA menceritakan tentang kehadiran mereka di pertemuan  4th Ministrial Conference On Road Safety, di Marrakech, tanggal 19-20 Februari 2025.

Pemerintah Indonesia tidak hadir  karena sebab kebijakan pemangkasan anggaran. RSA beketetapan untuk memberikan laporan hasil pertemuan yang melahirkan  Marrakech Declaration,.

Sekaligus menagih janji Presiden untuk mengembalikan anggaran keselamatan jalan di Indonesia,ikut terdampak efisiensi.

BACA JUGA  Polda Jateng Gelar 9 Pospam Amankan Kunker Presiden di Magelang

“Untuk menyelamatkan anak bangsa membutuhkan pendanaan dan juga political will yang kuat. Semoga surat (terbuka) ini sampai ke Bapak Presiden,” terang Rio.

Untuk keselamatan rakyat di jalan ini, Indonesia memiliki target, yang tertuang dalam Perpres No. 1 Tahun 2022. Dalam Perpres tersebut terlampir Sweden Declaration hasil dari pertemuan di Swedia pada tahun 2020. (WID/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • June 14, 2026
Skotlandia Menang, Brasil dan Swiss Tertahan

TIMNAS Skotlandia mengawali langkahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Haiti dalam laga Grup C, Minggu. Satu-satunya gol Skotlandia dalam duel di Boston Stadium itu dicetak John McGinn…

Perpanjangan Usia Pensiun Polisi Bisa Timbulkan Penyalahgunaan Kewenangan

PUSAT Studi Hukum Konstitusi (PSHK) Universitas Islam Indonesia mengingatkan perpanjangan usia pensiun anggota Polri dari 58 tahun menjadi 59–60 tahun (sesuai pangkat), serta ketentuan bahwa masa jabatan Kapolri dapat diperpanjang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Sukses Atasi Ekuador, Pelatih Pantai Gading Puji Fokus Pemain

  • June 15, 2026
Sukses Atasi Ekuador, Pelatih Pantai Gading Puji Fokus Pemain

Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

  • June 15, 2026
Kasatpol PP Sidoarjo Gelar Jamasan Pusaka 1 Suro

Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

  • June 15, 2026
Mantan Ketua BPD Damarsi Buka Suara Soal Penyalahgunaan TKD

Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

  • June 15, 2026
Capai Kesepakatan, Iran belum Sepenuhnya Percaya pada AS

Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

  • June 15, 2026
Jerman Bantai Curacao 7-1, Nagelsmann Puji Tim Lawan

Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda

  • June 15, 2026
Daichi Kamada Selamatkan Jepang dari Jepang Melawan Belanda