
KONKLAF atau pemilihan Paus baru akan 7 Mei untuk menggantikan Paus Fransiskus yang telah wafat 21 April 2025.
Para kardinal akan bertemu dalam sebuah konklaf rahasia untuk memilih Paus berikutnya, demikian disampaikan oleh Vatikan.
Pertemuan tertutup tersebut akan dimulai di dalam Kapel Sistina pada tanggal 7 Mei dan akan melibatkan sekitar 135 kardinal dari seluruh dunia.
Apa itu konklaf?
Konklaf adalah pertemuan tertutup para kardinal Gereja Katolik yang bertugas memilih Paus baru setelah Paus yang lama meninggal atau mengundurkan diri.
Siapa yang boleh ikut?
- Kardinal berusia di bawah 80 tahun pada hari kematian atau pengunduran diri Paus.
- Jumlah maksimal pemilih: 120 orang (sesuai aturan, meskipun bisa lebih jika tidak diatur ulang).
Proses Pemilihan:
- Sebelum Pemilihan:
- Para kardinal berkumpul di Roma dan tinggal di area khusus Vatikan, biasanya di Domus Sanctae Marthae.
- Diadakan misa khusus (Pro Eligendo Papa) dan pembicaraan informal antar kardinal.
- Konklaf Dimulai:
-
- Para kardinal masuk ke Sistine Chapel, pintu dikunci (konklaf = cum clave = “dengan kunci”).
- Tidak ada komunikasi ke luar; area diawasi ketat.
- Voting (Pemungutan Suara):
-
- Dilakukan dua kali di pagi dan dua kali di sore hari (maksimal 4 suara per hari).
- Diperlukan 2/3 suara mayoritas untuk terpilih.
- Setelah setiap sesi, surat suara dibakar:
- Asap hitam: Belum ada Paus terpilih.
- Asap putih: Paus telah terpilih.
- Setelah Terpilih:
-
- Kardinal bertanya: “Acceptasne electionem?” (Apakah Anda menerima pemilihan ini?).
- Jika ya, Paus memilih nama kepausannya.
- Kemudian diumumkan ke publik: “Habemus Papam!” (Kita memiliki Paus!)









