Komisi E DPRD Jateng Kunker Ke Dinsos Jabar Bahas Kemiskinan

KOMISI E DPRD Jateng dipimpin Ketua Messy Widiastuti melakukan kunjungan kerja ke Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Barat, Kamis (6/3).

Kunjungan ini untuk membahas program penanggulangan kemiskinan. Rombongan diterima Plt Sekretaris Dinsos Jabar Ahmad Ade Hadeansyah dan Kabid Penanganan Fakir Miskin Ida Ningrum.

Ida Ningrum menyampaikan, per Maret 2024, jumlah penduduk miskin di Jawa Barat mencapai 3,85 juta jiwa (7,46%), turun 39,93 ribu orang dibanding Maret 2023.

“Sebagian besar warga miskin tersebar di selatan Jawa Barat akibat kondisi geografis yang sulit diakses,’ kata Ida Ningrum.

“Jika mereka tidak masuk dalam Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), maka tidak bisa mendapat bantuan dari Kemensos maupun pemerintah daerah,” jelasnya.

BACA JUGA  Serikat Pekerja Jawa Barat Terima Keputusan UMP 6,5 Persen

Menanggapi pemaparan tersebut, anggota Komisi E, Jafar Shodiq menyoroti keakuratan data kemiskinan, terutama terkait verifikasi dan validasi (verval).

“Bagaimana Dinsos memastikan data tetap akurat dan tidak ada warga yang masih tercatat miskin padahal sudah sejahtera,” tanyanya.

Ida Ningrum menjelaskan bahwa Dinsos Jabar memiliki mekanisme khusus untuk memastikan keakurasian data.

“Kami memberikan reward sebesar Rp4 juta kepada petugas yang berhasil menggraduasi warga miskin,’ jelasnya

“ Artinya, jika seorang petugas dapat memastikan bahwa seorang warga benar-benar telah keluar dari kategori miskin, mereka akan mendapatkan insentif ini,” lanjut Ida.

Dinsos Jabar juga membentuk satuan tugas khusus untuk memantau warga miskin di Kota Bandung. Satgas ini bertugas memastikan bahwa data dimiliki benar-benar mencerminkan kondisi terkini di lapangan.

BACA JUGA  Lokasi Banjir di Kabupaten Sukabumi Semakin Luas

 

Komisi E DPRD Jateng kunker ke Jawa Barat bahas masalah kemiskinan

Komisi E DPRD Jateng dalami masalah kemiskinan

Anggota Komisi E, Abdul Hamid, menanyakan dua hal penting terkait program bantuan sosial.

“Apakah Dinsos Jabar menggunakan skema Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk menentukan siapa yang berhak mendapat bantuan? Lalu, apakah Dinsos juga terkena efisiensi anggaran?” tanyanya.

Menanggapi hal itu, Ida menjelaskan bahwa Dinsos Jabar memadupadankan DTKS dengan data sektoral.

“Jika Dinas Perhubungan memiliki verval data ojek/ojol atau Dinas Pendidikan memiliki verval data murid sekolah, kami sinkronkan dengan DTKS agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Terkait efisiensi anggaran, Ida mengakui bahwa Dinsos Jabar terdampak pemotongan Rp12 miliar.

Anggaran ini dialihkan ke pembangunan jalan senilai Rp 6 triliun. Ada beberapa program harus disesuaikan agar tetap berjalan.

BACA JUGA  Roadshow Bus KPK 2024 Digelar di Kota Bandung

Ketua Komisi E, Messy Widiastuti berharap strategi yang diterapkan Dinsos Jabar bisa menjadi referensi bagi Jawa Tengah.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam upaya penanggulangan kemiskinan di kedua provinsi.(Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards