Pembangunan Jalan Lingkar Majalaya Harus Dilanjutkan

PEMERINTAH Kabupaten Bandung  meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat melanjutkan pengerjaan Jalan Lingkar Majalaya sepanjang 2,1 km.

Pembangunan jalan lingkar ini merupakan kewenangan provinsi. Selain itu penataan kawasan Cidawolong mesti dilakukan, karena selama ini selalu menjadi kawasan banjir.

“Saya mengusulkan Jalan Lingkar Majalaya sepanjang 2,1 km yang sempat tersendat dalam  pembangunannya dan ada tiga jembatan, untuk segera dilanjutkan pembangunannya,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Ia menyampaikan hal itu saat meninjau lokasi bencana banjir di kawasan Jalan Raya Laswi, Kampung Cidawolong Desa Biru  Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung Selasa (4/3).

Dadang meninjau tiga tumpuan aliran sungai, yakni Sungai Cidawolong, Sungai Cibotor dan Sungai Cipeujeung.

BACA JUGA  SPMB SMA SMK di Sekolah Maung 2026 Siap Digelar

Tiga tumpuan sungai ini  menjadi salah satu penyebab bencana banjir di ruas jalan provinsi Jalan Raya Laswi dan sekitarnya.

Kemudian dilanjutkan dengan meninjau lokasi akses pembangunan Jalan Lingkar Majalaya.

Jalan ini menghubungkan antara Jalan Raya Laswi Cidawolong Desa Biru dengan Jalan Anyar Desa Rancakasumba Solokanjeruk.

“Saat ini pembangunan Jalan Lingkar Majalaya sepanjang 2,1 km itu masih tertunda pengerjaannya oleh provinsi.,” terang Dadang.

“Pembangunan jalan itu merupakan akses jalan alternatif untuk menghindari kepadatan kendaraan di kawasan Kota Majalaya,” lanjutnya.

Jalan lingkar Majalaya Dituntaskan pembangunannya

Di lokasi pembangunan Jalan Lingkar Majalaya itu, Dadang melakukan komunikasi dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, untuk melaporkan kondisi banjir di kawasan Cidawolong.

BACA JUGA  Ratusan Rumah Terendam Banjir di Kabupaten Bogor

Kawasan itu masuk akses jalan provinsi yakni Jalan Laswi Majalaya.

“Alhamdulillah gubernur langsung meresponnya dan akan menangani persoalan banjir di jalan provinsi tersebut,” ungkap Dadang.

Untuk solusinya, Pemkab Bandung akan mengajukan pentahelix dan menghitung secara keseluruhan.

Apabila ada lahan terkena pembebasan lahan untuk penanggulangan banjir, ia meminta pemilik lahan bersedia lahannya digunakan untuk pelebaran atau normalisasi saluran.

“Kedua, mengusulkan kepada gubernur, bahwa penanganan aliran sungai  di kawasan Cidawolong Majalaya merupakan tanggungjawab PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) Provinsi Jabar. Apapun itu kita tetap kerjasama,” tutur Dadang.

Terakhir lanjut Dadang, untuk meminimalisir banjir di bagian hulu Sungai Citarum harus ada perbaikan lahan-lahan yang kritis atau gundul.

BACA JUGA  BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jawa Tekan Risiko Banjir

Terutama di kawasan Gunung Wayang, Situ Cisanti Kertasari Kabupaten Bandung. Bahkan ada beberapa ratus hektare lahan yang gundul.

Ia meminta kerjasamanya warga masyarakat Kertasari sehingga pola tanam ini harus diarahkan ke tanaman keras,  agar bisa menyerap dan menyimpan air . (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards