Universitas Diponegoro Kukuhkan 36 Guru Besar

UNIVERSITAS Diponegoro (UNDIP) kembali menggelar rangkaian Upacara Pengukuhan 36 Guru Besar bertempat di Gedung Prof. Sudarto, S.H., Kampus Undip Tembalang.

Pengukuhan Guru Besar dibagi beberapa hari. Pada hari keempat pelaksanaan, Kamis (23/1), sebanyak empat Guru Besar dari berbagai fakultas resmi dikukuhkan.

Yaitu Prof. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, MPH. dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM); Prof. Dr. Drs. Agus Subiyanto, M.A. dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Prof. dr. Achmad Zulfa Juniarto, M.Si.Med., Sp.And (K)., M.M.R., Ph.D. dari Fakultas Kedokteran (FK); serta Prof. Akhmad Syakir Kurnia, S.E., M.Si., Ph.D. dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).

Diawali pidato pengukuhan oleh Prof. Dr. dr. Bagoes Widjanarko, MPH. yang menyampaikan paparan berjudul “Pemberdayaan Masyarakat dalam Mendukung Eliminasi Tuberkulosis (TBC).”

BACA JUGA  Undip Raih PT Terbaik dalam Collaborative Award 2026

Sementara Prof. Dr. Drs. Agus Subiyanto, M.A. dengan kepakaran Linguistik Mikro memaparkan orasinya bertajuk “Model Kajian Lanskap Linguistik Wilayah Pecinan di Jawa.”

Dan Prof. dr. Achmad Zulfa Juniarto, M.Si.Med., Sp.And (K)., M.M.R., Ph.D. membawakan pidato pengukuhan berjudul “Diagnosis dan Penatalaksanaan Kelainan Perkembangan Organ Seksual Secara Integratif dan Komprehensif”.

Prof. Akhmad Syakir Kurnia, S.E., M.Si., Ph.D. dengan kepakaran Kebanksentralan dan Kebijakan Moneter memaparkan materinya berjudul “Kredibilitas Kebijakan Tinjauan Kritis Makro Ekonomi Keperilakuan”.

Universitas Diponegoro harus menjadi kampus bagus

Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. turut hadir dalam prosesi ini untuk memberikan selamat, apresiasi, sekaligus penghargaan.

Guru Besar merupakan level tertinggi pencapaian ilmu yang berarti sudah selesai dengan dirinya sendiriI.

BACA JUGA  Pencabutan Gugatan Andika-Hendi Sinyal Positif Politik di Jateng

Maka kini saatnya untuk mengabdi pada Universitas Diponegoro memulai hidup baru dalam mengabdikan ilmu pada mahasiswa, kampus dan masyarakat.

Prof. Suharnomo berharap reputasi UNDIP dapat terus meningkat.

“Mudah-mudahan Guru Besar yang paling bertanggung jawab untuk menjadikan UNDIP bereputasi dan mendapatkan rekognisi yang baik secara akademik di tingkat global,” tegasnya.

Ia berharap menjadikan UNDIP sebagai tempat yang bagus dan menarik untuk berkiprah seluas-luasnya bagi semua karya pengabdian. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

MBG Harusnya Dilakukan Bertahap dan Diutamakan untuk Penderita Stunting

PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah sebagai upaya meningkatkan status gizi pelajar justru dihadapkan pada persoalan serius terkait keamanan pangan. Berdasarkan data Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak…

InJourney Community Care Latih 300 Siswa untuk Hadapi Gempa

INJOURNEY Community Care beri pelatihan kepada 300 siswa SMA 5 Yogyakarta, SMA 1 Sewon Bantul dan SMA 1 Patuk Gunungkidul untuk menghadapi situasi darurat gempa bumi pada 21–22 April 2026.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MBG Harusnya Dilakukan Bertahap dan Diutamakan untuk Penderita Stunting

  • April 24, 2026

InJourney Community Care Latih 300 Siswa untuk Hadapi Gempa

  • April 24, 2026
InJourney Community Care Latih 300 Siswa untuk Hadapi Gempa

UGM Resmi Tetapkan 16 Anggota MWA Terpilih

  • April 24, 2026
UGM Resmi Tetapkan 16 Anggota MWA Terpilih

Wabup Sidoarjo Desak Percepatan Infrastruktur di Dusun Kepetingan

  • April 24, 2026

Rayakan Hari Bumi 2026, Masyarakat Diminta Jaga Lingkungan

  • April 24, 2026
Rayakan Hari Bumi 2026, Masyarakat Diminta Jaga Lingkungan

Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif

  • April 24, 2026
Terapkan WFH-WFO, Pemkot Bandung Dorong ASN Lebih Adaptif dan Produktif