Kue Red Velvet Ternyata sudah Ada Sejak Abad-19

KUE red velvet  adalah salah satu jenis kue yang terkenal karena rasa yang lembut, tekstur yang moist, dan warna merah khasnya yang mencolok.

Kue ini sering dikaitkan dengan momen-momen spesial seperti ulang tahun, pernikahan, atau Hari Valentine karena tampilannya yang cantik dan menggugah selera.

Asal Usul dan Sejarah Red Velvet

  1. Asal Usul:
    • Red velvet cake dipercaya berasal dari Amerika Serikat, meskipun waktu kemunculannya masih diperdebatkan.
    • Pada abad ke-19, kue-kue dengan tekstur lembut sering disebut “velvet cakes” untuk menandai teksturnya yang halus dibanding kue biasa.
  1. Popularitas:
    • Red velvet mulai dikenal luas pada 1920-an dan menjadi ikon ketika disajikan di restoran Waldorf-Astoria Hotel, New York.
    • Pada 1940-an, perusahaan Adams Extract mempopulerkan kue ini dengan mempromosikan pewarna makanan merah untuk menciptakan warna khas red velvet.
BACA JUGA  Dick Cheney, Tokoh Kunci Invasi Irak, Tutup Usia 84 Tahun

Karakteristik Red Velvet

  1. Warna Merah:
    • Warna merah didapatkan dari campuran bahan asam seperti buttermilk atau cuka, yang bereaksi dengan kakao alami. Pada versi modern, pewarna makanan sering ditambahkan untuk memperkuat warna merah.
  1. Tekstur:
    • Tekstur red velvet sangat lembut dan moist, berkat penggunaan bahan seperti buttermilk dan minyak.
  1. Rasa:
    • Kue ini memiliki rasa cokelat yang ringan karena penggunaan kakao bubuk. Kombinasi rasa manis dan sedikit asam dari krim keju menambah keunikan red velvet.
  1. Lapisan dan Hiasan:
    • Red velvet sering dilapisi dengan frosting berbahan cream cheese (krim keju), yang memberikan rasa kaya dan lembut.

Bahan Utama

  • Tepung terigu: Sebagai bahan dasar.
  • Cokelat bubuk: Untuk memberikan rasa cokelat ringan.
  • Gula: Untuk rasa manis.
  • Buttermilk: Memberikan kelembutan dan rasa sedikit asam.
  • Pewarna makanan merah: Untuk warna khas (opsional jika menggunakan kakao alami).
  • Krim keju: Untuk frosting, dicampur dengan mentega, gula halus, dan vanila.
BACA JUGA  Iran dan Amerika Kembali Saling Serang, Asa Perdamaian Jauh lagi

Proses Pembuatan

  1. Menggabungkan Bahan Kering: Campur tepung, cokelat bubuk, dan garam.
  2. Mengocok Bahan Basah: Kocok mentega dan gula, lalu tambahkan telur, buttermilk, dan pewarna merah.
  3. Pencampuran: Gabungkan bahan kering ke bahan basah secara bertahap, tambahkan baking soda dan cuka untuk memberikan tekstur yang lebih airy.
  4. Panggang: Panggang dalam oven dengan suhu 175°C selama 25-30 menit hingga matang.
  5. Frosting: Lapisi dengan cream cheese frosting setelah kue dingin.

Variasi Red Velvet

  1. Cupcake Red Velvet: Versi kecil dari red velvet cake.
  2. Cheesecake Red Velvet: Kombinasi red velvet dan lapisan cheesecake.
  3. Cookies Red Velvet: Kue kering berbasis adonan red velvet.
  4. Ice Cream Red Velvet: Red velvet dalam bentuk es krim.
BACA JUGA  Grand Opening, Tempayan Indonesian Bistro Beri Diskon 50%

Fakta Menarik

  • Di masa lalu, warna merah pada red velvet berasal dari reaksi alami kakao dengan bahan asam, bukan pewarna.
  • Kue ini sering dianggap mewah karena kombinasi rasa cokelat, asam, dan manisnya yang kompleks.
  • Meskipun awalnya berasal dari Amerika, red velvet kini populer di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sekolah Terakhir; Kegelisahan Fathul Wahid pada Dunia Pendidikan

NOVEL berjudul Sekolah Terakhir karya mantan Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Fathul Wahid terbitan Buku Mojok dijadikan bahan diskusi dan refleksi kritis dunia pendidikan yang digelar Prodi Pendidikan Agama Islam…

Begini Cara Aman Menikmati Kecap Menurut Ahli Gizi

BEBERAPA waktu lalu Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin memposting soal kecap di akun Instagram-nya terkait dengan kecap. Dalam postingan itu, Menkes menyatakan keterkejutannya dengan tingginya kadar natrium di dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards