Commuter Line Catat 178 Ribu Penumpang saat Libur Nataru

HINGGA hari keenam masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), penumpang Commuter Line Yogyakarta-Palur sebanyak 162.533 orang. Sedangkan untuk Prambanan Ekspres (Prameks) Yogyakarta-Kutoarjo dengan tanggal yang sama ada di angka 16.701 penumpang.

Dikatakan VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, kebanyakan pengguna Commuter Line turun atau naik di Stasiun Tugu Yogyakarta. Sedangkan untuk stasiun dengan pengguna terendah adalah Stasiun Wojo dengan 59 orang.

“Dengan volume pengguna paling banyak di stasiun Tugu Yogyakarta sebanyak 14.333 orang sedangkan untuk stasiun dengan pengguna terendah adalah Stasiun Wojo dengan 59 orang,” jelas Joni.

Ia membenarkan, adanya penambahan jadwal perjalanan ikut meningkatkan jumlah penumpang pengguna Commuter Line dan Commuter Prmameks.

BACA JUGA  Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Perluas Titik Jangkauan

Pada (21/12) kemarin KAI Commuter melayani 29.594 orang, angka tersebut merupakan volume tertinggi dalam kurun 6 hari masa angkutan Nataru 2024-2025. Jumlah perjalanan Commuter Line masing-masing untuk Yogya-Solo sebanyak 30 perjalanan sedangkan Prameks sebanyak 10 perjalanan.

“Saat ini Stasiun Tugu Yogyakarta sedang dalam penataan untuk meningkatkan pelayanan dan fasilitas kepada pelanggan. Untuk itu kami mengajak kepada seluruh pengguna untuk tidak terburu-buru tetap prioritaskan keselamatan”, lanjutnya.

KAI Commuter menyediakan faslitas layanan lainnya seperti kursi tunggu, charging booth, toilet dan musholla serta videotron sebagai informasi layanan serta menyiagakan petugas yang siap membantu pengguna selama masa angkutan Nataru. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Tiga Wisatawan Terseret Ombak Parangtritis Berhasil Diselamatkan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak