
DISTRIBUSI logistik pilkada 2024 dilakukan oleh KPU Sidoarjo ke sejumlah wilayah terpencil dengan menggunakan perahu motor, Selasa (26/11).
Perjalanan distribusi dengan perahu membutuhkan waktu 1,5 jam mendapat pengawalan anggota Polri dan TNI.
Proses distribusi logistik pilkada 2024 tersebut dilakukan ke wilayah terpencil Dusun Pucukan dan Dusun Kalikajang, Desa Gebang Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo.
Pendistribusian logistik pilkada 2024 mendapat pengawalan anggota Polri dan TNI.
Para aparat keamanan tersebut akan menjaga di tempat terpencil itu, selama pemilihan bupati/wakil bupati Sidoarjo dan gubernur/wakil gubernur Jawa Timur berlangsung.
Di Dusun Pucukan ada TPS 11, dengan jumlah pemilih 121 orang. Sementara di Dusun Kalikajang ada TPS 12, dengan jumlah pemilih 204 orang.
Kapolsek Sidoarjo Kota AKP Ega Prayudi mengatakan proses pendistribusian logistik pilkada di wilayah terpencil berjalan lancar.
Pihaknya juga sudah mengantisipasi apabila turun hujan, logistik pilkada yang didistribusikan tidak rusak.
“Satu dusun terpencil kita turunkan satu personel Polri untuk mengawal,” kata Ega.
Selain Dusun Pucukan dan Kalikajang juga terdapat wilayah terpencil lain di Kecamatan Buduran dan Jabon.
Yaitu Dusun Kepetingan Desa Sawohan Kecamatan Buduran, dan Dusun Kalialo Desa Kupang Kabupaten Jabon.
Distribusi logistik terus dibagikan ke berbagai pelosok wilayah Kabupaten Sidoarjo karena besok, Rabu (27/11) merupakan pelaksanaan pencoblosan surat suara.
Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo diikuti oleh pasangan nomor urut 1 Subandi- Mimik Idayana, dan paslon nomor urut 2 Achmad Amir Aslichin-Edy Widodo. (OTW/S-01)









