
SAAT memasuki satu dekade, IndonesiaNEXT dari Telkomsel telah menjangkau sekitar 96.000 mahasiswa dan mencetak lebih dari 9.000 talenta digital bersertifikat dari 705 perguruan tinggi di 38 provinsi di Indonesia.
Penyelenggarakan IndonesiaNEXT merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel dan Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan kampus pertama yang dikunjungi pada road show to campus, dalam gelaran IndonesiaNEXT tahun ke-10 ini.
AI Driven Digital Talents: Enhancing Skills for Future Challenges, merupakan tema dari IndonesiaNEXT tahun 2026 hadir untuk menyiapkan talenta muda menghadapi transformasi industri digital berbasis Artificial Intelligence (AI).
Program ini dirancang untuk menjembatani dunia pendidikan dan kebutuhan industri melalui pembelajaran yang aplikatif, relevan dan future-oriented.
Unique approach
General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz Bangsawan di Kampus ITB menyebut, dalam perjalanan memasuki satu dekade, IndonesiaNEXT menghadirkan unique approach berbasis peran dengan membina peserta sebagai Hustler (Project Manager), Hipster (UI/UX Designer) dan Hacker (Programmer).
Pengembangan kompetensi dilakukan secara terstruktur melalui rangkaian TechBased Certification, Placement Test, Ideation Bootcamp, hingga Digitalent Academy.
“Dalam menjembatani kebutuhan industri dan kesiapan talenta muda, pelaksanaan IndonesiaNEXT 2026 berlangsung di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital berbasis AI. Laporan industri menunjukkan bahwa Indonesia masih membutuhkan sekitar 400 ribu talenta digital baru ,” ungkapnya.
Di sisi lain lanjut Anandoz, evaluasi terhadap pendidikan tinggi memperlihatkan bahwa integrasi teknologi AI dalam program studi masih terbatas. Sehingga menciptakan kesenjangan antara kebutuhan industri dan kesiapan talenta muda³.
Bekali generasi muda
Telkomsel berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan talenta digital Indonesia melalui IndonesiaNEXT.
Program ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan pembelajaran berbasis AI yang aplikatif, eksposur langsung terhadap perspektif industri serta proses pendampingan yang konsisten dan terarah. (zahra/M-01)








