Jessi Keluar Dari DOD Kesandung Kasus Pemukulan

PENYANYI pop Korea Jessi menyatakan keluar dari agensi yang menaunginya DOD setelah insiden seorang fans di bawah umur dipukul oleh pria tidak dikenal.

Kasus pemukulan terjadi 29 September lalu. Berawal A, fans Jessi yang masih pelajar SMA bertemu Jessi di Gangnam, Seoul.

Ia ingin berfoto dengan idolanya itu. Saat itu penyanyi lagu Nunu Nana ini sedang bersama tiga lelaki dewasa.

Saat A ingin berfoto, Jessi menolaknya. Dalam rekaman CCTV, pria yang berdiri di dekat Jessi mencoba menolak si A mendekat ke Jessi.

Kemudian salah satu dari tiga lelaki yang jaraknya dekat dengan A langsung meninju pelipisnya.

Setelah itu mereka pergi ke bar lain. Anak itu kemudian melaporkan kejadian itu ke Kantor Polisi Gangnam.

BACA JUGA  Cha Eun Woo Siap Bergabung ke Band Militer Selama Wamil

Kejadian itu belum viral karena polisi kemudian melacak siapa tiga pria itu. Pelaku pemukulan dilaporkan sudah ke luar negeri.

Dan pada 16 Oktober, polisi memanggil Jessi untuk dimintai keterangan. Kasus itu kemudian ramai di jagat Korea.

Jessi Diminta Pulang ke AS

Isu yang berkembang menuju ke masalah harga diri bangsa Korea. Meski ia seorang berdarah Korea tetapi ia masih WN Amerika.

Dan warga berpendapat bahwa yang dipukul adalah warga Korea Selatan.

Sementara orang yang terlibat dalam pemukulan adalah warga asing yang mencari makan di Korea Selatan.

Warga Korea juga menyayangkan sang artis tidak menolong anak itu, malah pergi ke bar lain dengan teman prianya.

BACA JUGA  Lee Jae-myung Terpilih Sebagai Presiden Korea Selatan

Penyanyi juga rapper ini kemudian meminta maaf di media sosial miliknya. Dia mengaku tidak mengenal orang yang memukul fansnya itu.

Ia pun sudah mengontak ibu si anak tersebut untuk meminta maaf.

Namun amarah warga Korea belum bisa diredakan, hingga Jessi memilih menonaktifkan kolom komentar.

Banyak warga di luar negeri meminta  sang penyanyi pulang ke negaranya karena serangan warganet Korea yang sedang marah.

Apalagi di sebuah tayangan di televisi, sempat seorang perempuan Korea-Amerika menyatakan pernah dipukul oleh tiga perempuan bersama pelantun lagu Cold Blooded itu di toilet.

Kejadian tahun 2013 itu tidak dilaporkan ke polisi walaupun korban mengatakan kasus itu sudah selesai.

BACA JUGA  Kasus Taeil Kini Ditangani oleh Kejaksaan Seoul

Ada dugaan tekanan publik membuat Jessi keluar dari DOD. Padahal ia baru tandatangan kontrak eksklusif dengan DOD sebulan lalu.

DOD dalam keterangan terbuka menyatakan bahwa Jessi telah keluar dari agensinya pada 18 Oktober setelah ada kabar buruk menimpanya.

DOD berharap kariernya tetap bersinar meski tidak berada di agensi tersebut.

Sebelumnya ia bergabung dengan agensi milik Jay Park dan keluar akhir tahun 2023. (Soompi/S-10)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

SEBAGAI kelanjutan dari hadirnya MAPrivilege, Telkomsel bersama PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) menggelar Exhibition Telkomsel x MAP : MAPrivilege, sebuah aktivasi dari kolaborasi yang menghubungkan ekosistem digital dengan jaringan ritel…

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui AXIS sukses menggelar Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java di GOR Futsal ITB Jatinangor, Sabtu (19/9). Dalam laga puncak tersebut, SMAN…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit