Keikutsertaan Papua Barat Jadi Sejarah Baru Peparnas

HANYA berselang dua hari jelang pembukaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII yang akan diresmikan Presiden Joko Widodo di Stadion Manahan Solo, jumlah kontingen bertambah satu, dari 34 provinsi menjadi 35 provinsi. Hal ini seiring datangnya Papua Barat, yang memberikan konfirmasi terakhir untuk menjadi peserta.

Keikutsertaan Papua Barat sebagai provinsi terbaru di Indonesia itu membuat edisi Peparnas kali ini, mencetak sejarah. Sebab pada gelaran edisi 2021 di Papua, ada 30 provinsi yang ikut. Empat tahun sebelumnya, yakni Peparnas XV tahun 2016 di Jawa Barat, yang ikut 34 provinsi.

Sampai Jumat siang, yang akan terlibat dalam Peparnas Solo sebanyak 4.386 atlet dan ofisial . Angka itu amat mungkin masih akan terus bertambah, karena belum semua datang.

BACA JUGA  Hanya Minta maaf, Gibran tidak jelaskan Asal Dana Buku Bergambar Jan Ethes

35 provinsip

Chef de Misson (CdM) Meeting pada Kamis malam sudah memastikan keterlibatan 35 provinsi yang akan menjadi peserta Peparnas XVII yang akan berlangsung 6-13 Oktober di empat daerah di Solo Raya.

Hingga Kamis malam, tercatat 32 provinsi sudah datang di Solo dengan jumlah 4.386 atlet dan ofisial, dan audah masuk ke penginapan sesuai cabor yang diikuti. Total ada 20 cabor yang bakal dipertandingkan.

“Keikutsertaan 35 provinsi ini, semua sudah memiliki kepengurusan National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI). Ini menjadi sejarah dalam perjalanan Peparnas,” tukas Ketua Pelaksana Peparnas XVII, DB Susanto.

Apresiasi Menpora

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, menyambut gembira dengan hadirnya 35 provinsi menjadi kontingen Peparnas XVII 2024. Saat ini hampir semua hadir. Kesulitan 21 provinsi memberangkatkan atlet dan ofisial ke Solo sudah teratasi

BACA JUGA  Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sambut Kedatangan Jokowi

“Hampir semuanya sudah hadir di Kota Solo. Meski pada awalnya ada 21 provinsi yang kesulitan memberangkatkan kontingennya, akhirnya teratasi. Ini sungguh sejarah perjalanan Peparnas,” tukas dia.

Senny mengapresiasi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanudin, serta Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani, yang ikut bergerak membantu kesulitan para kontingen untuk berpartisipasi pada Peparnas edisi tahun ini.

Total ada 20 cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Peparnas XVII Solo 2024. Pertandingan akan dimulai pada Senin (7/10/2024). Sehari sebelumnya para atlet dan ofisial mengikuti defile pada upacara pembukaan di Stadion Manahan Solo. (WID/N-01)

BACA JUGA  Menpora Berharap Tim Paralimpiade Bisa Buat Bangga Indonesia

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

TIM voli putri Gresik Phonska Plus kembali menuai kemenangan di babak Final Four Proliga 2026. Saat bertanding di Jawapos Arena, Surabaya, Minggu (5/4/2026) malam, tim asuhan pelatih Alexander Ludo itu…

Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

TIM voli putra Jakarta LavAni Livin’ Transmedia sukses memetik kemengan keduanya pada putaran pertama Final Four Proliga 2026, setelah menaklukan Surabaya Samator 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13) di Jawapos Arena…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

  • April 5, 2026
Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

  • April 5, 2026
Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

  • April 5, 2026
Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

  • April 5, 2026
Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak

  • April 5, 2026
Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak