KPU Sebut Debat Pilgub Sulsel tidak Harus di Makassar dan Jakarta

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, mendesai agar debat calon kepala daerah dalam hal ini Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, tidak melulu digelar di Kota Makassar, sebagai ibu kota provinsi. KPU Sulsel menyebut debat bisa dilakukan di tiga daerah lain.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Sulsel Divisi Sosialisasi, SDM dan Partisipasi Masyarakat, Hasruddin Husain, dalam kegiatan Cafe Demokrasi yang menghadirkan sejumlah jurnalis dari berbagai platform media massa, di Kota Makassar.

“KPU Sulsel, mendesain kegiatan debat itu menggunakan desain teknis kedaerahan, di kembalikan ke semua daerah masing masing. 24 kabupaten/kota bisa menggelar debat di daerahnya masing-masing, tidak perlu keluar, ke Makassar atau ke Jakarta,” seru Hasruddin.

BACA JUGA  DVI Pastikan Seluruh Jenazah yang Dievakuasi Berbeda

Sementara, KPU Sulsel yang juga menggelar Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, debat tidak akan digelar di Kota Makassar, tapi di daerah lain.

“Debat itu, bukan hanya tentang Makassar, tapi ada daerah lain, sementara ini kami desain,” lanjut Hasruddin.

KPU Sulsel pun berencana menggelar debat di tiga kabupaten/kota, yang bisa menjadi representasi semua daerah di Sulsel.

“Kita memotret pertama Kabupaten Bulukumba, yang terjauh di ujung selatan Sulsel. Kemudian Kota Palopo, yang ada di bagian utara, dan ketiga Parepare yang merupakan titik tengah. Tapi kalau ada calon gubernur dari daerah yang disebutkan, tentu akan dipindakan titiknya,” sebut mantan Ketua KPU Parepare itu.

BACA JUGA  Anggota TNI Lakukan Aksi Koboi, Adik Mentan Amran Sulaiman

Debat sendiri, masuk dalam tahapan kampanye yang waktunya singkat, tidak lagi 120 hari, tapi dikurangi jadi 60 hari. Sehingga akan berlangsung antara Oktober-November mendatang.

“Sehingga kita berharap, bahwa dengan pola terintegrasi antara KPU Sulsel dengan 24 kabupaten/kota, termasuk debat ini juga  harus terintegrasi satu sama lain tidak boleh saling tumpang tindih,” lanjut komisioner KPU Sulsel yang akrab disapa Uceng ini.

Karenanya, pihak KPU Sulsel, tentunya akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian daerah (Polda) Sulsel dan kabupaten/kota masing-masing (Polres).

“Sekarang kami sementara mempersiapkan, memanggil KPU 24 kabupaten/kota, membahas teknis pelaksanaan, termasuk fasilitas,” pungkas Uceng. (Erlin/N-01)

BACA JUGA  Sulawesi Selatan Siap Hadapi Pilkada 2024 dengan Damai

Dimitry Ramadan

Related Posts

KPU Tetapkan Cecep-Asep Jadi Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat menggelar rapat pleno terbuka menetapkan pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya di Hotel Al-Hambra, Kecamatan Singaparna, Rabu (28/5). Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ami…

Pasangan Cecep-Asep Resmi Jadi Bupati Tasikmalaya

PASANGAN calon Bupati-Wakil Bupati Tasikmalaya nomor urut 02, Cecep Nurul Yakin-Asep Sopari Al-Ayubi dipastikan menjadi pemenang dalam sidang keputusan yang dibacakan Mahkamah Kontitusi (MK), Senin (26/5). Seusai pembacaan keputusan keduanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak