Timses: Paslon Anti Money Politic Menang di Pilkada Sleman

KETUA Tim Pemenangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa, Koeswanto menegaskan masyarakat Kabupaten Sleman harus bersyukur karena paslon yang didukungnya ini menang dalam Pilkada Sleman.

Dalam hitungan cepat, perolehan suara  dengan angka yang cukup tinggi, yakni di atas 60 persen.

Koeswanto mengemukakan paslon nomor urut 02  bersama jajaran dan timses bertekad selama masa kampanye dan menjelang pemungutan suara tidak menggunakan uang.

Uang yang biasa digunakan untuk meningkatkan jumlah pemilih.

“Kami yakin dengan kampanye yang bagus, visi misi yang sesuai harapan, yang kita dukung ini akan menang. Dan kerja keras ini memberikan bukti. Tanpa politik uang atau money politc kita akan menang,” kata Koeswanto, Jumat (29/11).

BACA JUGA  Tim Kustini-Sukamto Tertangkap Tangan Melakukan Politik Uang

Menurut dia, sesungguhnya, penggunaan politik uang adalah langkah pembodohan dan membodohi rakyat khususnya pemilih. “Kami anti money politics,” tegasnya.

Dengan menangnya  pasangan yang anti politik uang, berarti ke depan Sleman akan lebih bersih.

Pemimpinnya akan berusaha keras untuk menyejahterakan masyarakatnya dan dapat dipercaya.

Ketua Tim Pemenangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa ini juga mengemukakan, tim yang dipimpinnya telah mendapati bukti adanya politik uang.

“Para pelakunya berhasil kami tangkap dan sudah kami laporkan ke Bawaslu,” ujarnya.

Ia menegaskan lagi  kemenangan Harda Kiswaya-Danang Maharsa adalah simbol dari kemenangan pasangan anti politik uang di Sleman.

Sekaligus membuktikan sebagian besar masyarakat Sleman tidak menyukai politik uang dalam Pilkada Sleman. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Gogo dan Agi Tersandung Putusan MK Dalam PSU Barito Utara

Siswantini Suryandari

Related Posts

  • Blog
  • July 24, 2026
Sri Sultan Bahas Isu Kebangsaan Bersama Gerakan Nurani Bangsa

GUBERNUR  Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menerima silaturahmi para tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Keraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7)…

Pemkot Bandung Bangun 220 Titik Pengolahan Sampah Berbasis Kewilayahan 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat transformasi sistem pengelolaan sampah melalui pembangunan hingga 220 titik pengolahan sampah berbasis kewilayahan. Langkah itu menjadi strategi utama untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00