
SATUAN Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidoarjo menggelar razia pelajar di sejumlah warung kopi dan kafe di wilayah pusat kota Sidoarjo pada jam pelajaran sekolah, Kamis (20/8). Langkah itu diambil sebagai upaya menekan angka kenakalan remaja serta menegakkan kedisiplinan siswa.
Dalam penertiban tersebut, belasan anggota Satpol PP menyisir tempat-tempat nongkrong yang disinyalir kerap dijadikan lokasi membolos. Petugas mendapati belasan siswa masih mengenakan seragam sekolah sedang duduk santai saat jam belajar berlangsung.
Para siswa yang terjaring tidak dapat berkutik saat didatangi petugas. Setelah diinterogasi singkat di lokasi, mereka langsung diangkut menggunakan kendaraan operasional menuju Mako Satpol PP Sidoarjo untuk menjalani pendataan dan pembinaan.
Beri efek jera dan tumbuhkan disiplin

Plt Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Sidoarjo, R Novianto Koesno Adiputro menyatakan, kegiatan penelusuran ini sengaja dimasifkan agar para siswa tidak berkeliaran di tempat keramaian saat jam sekolah.
“Kami melaksanakan kegiatan menyusur siswa-siswa bolos untuk memberikan efek jera dan menumbuhkan rasa disiplin pada diri pelajar,” kata Novianto.
Sebagai tahap awal, para siswa yang terjaring diminta membuat surat pernyataan resmi untuk tidak mengulangi perbuatannya. Petugas kemudian memanggil orang tua masing-masing siswa untuk proses pemulangan.
Kendati dipulangkan ke rumah, Satpol PP Sidoarjo menegaskan sanksi berat membayangi para pelajar tersebut. Jika kembali tertangkap membolos pada kemudian hari, petugas tidak segan-segan langsung mengirim mereka ke Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) Sidoarjo guna pembinaan lanjutan. (OTW/M-01)






