Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga Mulai Gelar CBT

UNIVERSITAS Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi mulai menggelar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Program Studi Kedokteran melalui Jalur Mandiri gelombang I.

Seleksi perdana itu menjadi tonggak penting dalam perjalanan Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga sekaligus menandai dimulainya proses penjaringan calon mahasiswa angkatan pertama yang akan menempuh pendidikan dokter di kampus tersebut.

Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga sekaligus Ketua Pelaksanaan PMB Prodi Kedokteran, Handini, mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap Prodi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga ini cukup menggembirakan.

“Sebanyak 285 calon mahasiswa mendaftarkan diri pada gelombang pertama, hari Rabu lalu. Jumlah ini melampaui prediksi awal panitia sekitar 200 pendaftar. Dari jumlah tersebut, 269 peserta dinyatakan terverifikasi dan berhak mengikuti seleksi,” jelasnya.

BACA JUGA  IPM Indonesia 0,54, Kampus Jadi Kunci Indonesia Emas

Dua sesi

Mereka kemudian mengikuti tes berbasis komputer atau Computer Based Test (CBT) yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 di dua lokasi, yakni Laboratorium Komputer Lantai 4 Gedung Fakultas Kedokteran dan Ruang Training 1 Lantai 1 Gedung Rektorat Lama.

Pada hari pertama, sekitar 200 peserta mengikuti ujian dalam dua sesi, sedangkan 69 peserta dijadwalkan mengikuti ujian pada hari berikutnya (Kamis, 2/7/2026).

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Norhaidi Hasan, saat meninjau pelaksanaan ujian, menegaskan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru Program Studi Kedokteran dilaksanakan melalui sistem seleksi yang terstandarisasi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Hari ini kita memasuki proses seleksi calon mahasiswa Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga melalui seleksi yang terstandar dan dipersyaratkan oleh lembaga yang berwenang. Kami akan memastikan seluruh proses berjalan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku agar memperoleh calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi kualifikasi,” ujarnya.

BACA JUGA  2.936 Peserta Ikuti UTBK–SNBT di UPN Veteran Yogyakarta

Kesiapan psikologis para calon

Menurut Rektor, seleksi tidak hanya mengukur kompetensi akademik, tetapi juga memperhatikan kesiapan psikologis calon mahasiswa. Setelah mengikuti tes kemampuan akademik melalui CBT, peserta yang lolos akan menjalani tes psikologi, tes kesehatan, serta wawancara bersama orang tua atau wali sebagai bagian dari proses seleksi yang komprehensif.

“Di balik seleksi yang ketat dan terstandarisasi ini, kami ingin memastikan mahasiswa yang bergabung benar-benar mampu menyelesaikan pendidikan sebagai Sarjana Kedokteran hingga profesi dokter. Kami ingin menunjukkan bahwa Program Studi Kedokteran UIN Sunan Kalijaga siap mengawal seluruh proses sesuai regulasi untuk memberikan sumbangan nyata dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang unggul, sekaligus memiliki kepekaan keislaman dan kemanusiaan,” tegasnya.

BACA JUGA  Dukung Program Renjani, UIN dan Kanwil DJP Perpanjang Kerja Sama

Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Noorhaidi Hasan menegaskan sejak awal UIN Sunan Kalijaga berkomitmen membangun pendidikan kedokteran yang mengedepankan mutu. Karena itu, jelasnya proses penerimaan mahasiswa dilaksanakan mengikuti seluruh standar yang dipersyaratkan oleh lembaga yang berwenang agar mampu menjaring calon mahasiswa terbaik.

“Kami akan memastikan seluruh proses berjalan dengan sebaik-baiknya sesuai aturan yang berlaku untuk mendapatkan calon mahasiswa yang benar-benar memenuhi kualifikasi,” tegasnya. (AGT/D-01)

Dyah Soekasto

Related Posts

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KOMERSIALISASI paten Universitas Gadjah Mada menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi di Indonesia dengan jumlah 35 paten dengan nilai royalti sebesar Rp15 miliar. Di urutan berikutnya Institut Teknologi Bandung…

Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Sosialisasikan Program PJS

DINAS Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menyosialisasikan terobosan pendidikan terbaru bernama Program Jabar Sakola (PJS). Program ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan masyarakat dan menekan angka putus sekolah di Jabar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

  • October 3, 2026
Bawaslu DIY Catat 2,9 Juta Pemilih saat Pemutakhiran Data

Sambut Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

  • October 3, 2026
Sambut  Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Pematangsiantar Pastikan Keandalan Listrik

Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

  • October 3, 2026
Timnas Putri U-17 Indonesia Berlaga di Singapura, Sasar Juara Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17

Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

  • October 3, 2026
Komersialisasi Paten UGM Tertinggi di Indonesia

KAI Logistik Berkomitmen Perkuat Ekosistem Logistik Energi Nasional

  • October 3, 2026
KAI Logistik Berkomitmen Perkuat Ekosistem Logistik Energi Nasional

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laris Manis, Penjualan Sudah Tembus Angka 55 Ribu

  • October 3, 2026
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Laris Manis, Penjualan Sudah Tembus Angka 55 Ribu