
DUA tim Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada mendapatkan pendanaan Program Hibah Peningkatan Kompetensi Pranata Laboratorium Pendidikan (PKPLP) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian UGM.
Hibah PKPLP merupakan program yang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi laboran dan PLP melalui pengembangan metode pengujian, validasi metode, inovasi laboratorium, serta penguatan sistem manajemen laboratorium.
Pada 2026, Fapet UGM berhasil meloloskan dua proposal yang berfokus pada pengembangan metode analisis berbasis Near Infrared Spectroscopy (NIRS) untuk mendukung layanan laboratorium yang lebih cepat, akurat, dan terstandar.
Tim pertama diketuai oleh Siska Devi Kusumawati, A.Md.Vet. dengan judul: “Pengembangan dan Validasi Metode Rapid Quality Control Susu Kambing Berbasis NIRS untuk Penentuan Lemak Total dan Profil Asam Lemak Menggunakan GC-MS sebagai Metode Referensi dalam Mendukung Pengujian Terakreditasi ISO 17025.
Metode referensi

Kegiatan tersebut bertujuan mengembangkan metode pengujian cepat kualitas susu kambing menggunakan teknologi NIRS yang akan divalidasi menggunakan metode referensi GC-MS guna mendukung pengujian laboratorium yang terakreditasi ISO 17025.
Tim kedua diketuai oleh Rr. Adella Alayda Pracoyo, A.Md.Vet. dengan judul: “Pengembangan Model Prediksi Multi-Parameter NPK Pupuk Organik Berbasis NIRS untuk Penguatan Laboratorium Pengujian yang Cepat, Terstandar, dan Berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, tim peneliti akan mengembangkan serta memvalidasi model prediksi kandungan Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) pada pupuk organik dengan memanfaatkan teknologi Near Infrared Spectroscopy (NIRS).
Metode pengujian yang akurat
Penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu menghasilkan metode pengujian yang lebih cepat, akurat, dan terstandar, serta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan layanan laboratorium yang berkelanjutan dan responsif terhadap kebutuhan pengujian pupuk organik yang terus berkembang.
“Dengan hasil ini sekaligus menunjukkan komitmen Laboran Fapet UGM dalam meningkatkan kompetensi profesional serta mengembangkan inovasi laboratorium yang mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” papar Siska didampingi Alayda, Selasa (23/6).
Diharapkan melalui pelaksanaan kedua program hibah tersebut dapat menghasilkan metode pengujian yang lebih efektif dan mendukung penguatan kualitas layanan laboratorium di Fapet UGM. (AGT/M-01)






