Pasangan Tim Voli Pantai Indonesia, Bintang Sofyan Petik Kemenangan Kedua

PASANGAN voli pantai Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman melanjutkan start sempurna di AVC Beach Continental 2026.

Mereka meraih kemenangan kedua di grup E setelah menundukkan wakil Kazakhstan Yakovlev/Mokhammad di Shangluo, China, Rabu (2/9/2026).

Bintang/Sofyan menyelesaikan pertandingan dalam dua set langsung21-17, 21-15. Hasil tersebut membuat mereka belum kehilangan pertandingan dari dua laga yang sudah dimainkan pada fase grup.

Pada pertandingan pembuka, Bintang/Sofyan lebih dahulu mengatasi perlawanan Wong Pui Lam/Chong Kei Loi dari Hong Kong. Mereka menang telak 21-10 dan 21-12.

Jalannya laga

Setelah tampil dominan pada laga pertama, Bintang/Sofyan kembali menunjukkan permainan stabil ketika menghadapi Yakovlev/Mokhammad. Mereka mampu mengamankan set pembuka 21-17.

Tekanan wakil Indonesia berlanjut pada set kedua. Bintang/Sofyan kembali mengendalikan pertandingan dan menutup perlawanan pasangan Kazakhstan dengan skor 21-15.

BACA JUGA  Timnas Voli Tantang Iran di Perebutan Posisi Kelima AVC 2025

Bagi Yakovlev/Mokhammad, kekalahan dari Bintang/Sofyan menjadi hasil negatif kedua di grup E. Sebelumnya, mereka juga kalah dua set langsung 13-21, 17-21 dari pasangan Jepang Takahashi/Ikeda.

Catatan dua kemenangan kini menempatkan Bintang/Sofyan dalam posisi positif untuk bersaing memperebutkan juara grup. Satu laga fase grup masih menanti mereka, yakni menghadapi Takahashi/Ikeda pada Kamis (3/9/2026).

Bukan sekadar menang

Pelatih timnas voli pantai Indonesia Slamet Mulyanto sejak awal mengingatkan anak asuhnya agar tidak sekadar mengejar kemenangan. Selisih dan perolehan angka juga dinilai menentukan dalam persaingan menuju posisi teratas grup.

“Alhamdulillah, Bintang/Sofyan pada pertandingan di grup E bisa mengumpulkan poin cukup baik dengan kemenangan 21-10 dan 21-12. Diharapkan pada pertandingan grup berikutnya juga demikian,” kata Slamet

BACA JUGA  Raih Peringkat 4 di China, Performa Tim Voli Pantai Diapresiasi

Slamet menjelaskan, menjadi juara grup akan memberi keuntungan tersendiri saat turnamen memasuki fase gugur. Posisi tersebut dapat membuka peluang bertemu lawan yang relatif lebih ringan pada babak berikutnya.

“Pengumpulan poin sangat penting. Juara grup pada babak berikutnya dengan sistem gugur akan mendapatkan lawan yang lebih ringan,” ujar Slamet.

Perjalanan Bintang/Sofyan di Shangluo juga memiliki arti penting dalam upaya Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Ganda Putra Fajar/Fikri Juarai Denmark Open 2026

GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri berhasil menjuarai Denmark Open 2026. Kesuksesan itu didapat Fajar/Fikri setelah mengalahkan pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik dua gim langsung 21-8, 21-11 pada…

1.000 Peserta Ikuti Perempuan Berlari Vol.3

SEBANYAK 1.000 pelari perempuan mengikuti ajang Perempuan Berlari Vol.3 di Bumi Hejo, Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (18/10). General Manager Mobile Consumer Business Region Jawa Barat Telkomsel, Anandoz…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Presiden Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Lingkungan

  • October 22, 2026
Presiden Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Lingkungan

Kapolri Sebut 11 Korporasi dan 3 PMA Jadi Tersangka Karhutla

  • October 22, 2026
Kapolri Sebut 11 Korporasi dan 3 PMA Jadi Tersangka Karhutla

Persija dan Bali United Berpesta Gol

  • October 21, 2026
Persija dan Bali United Berpesta Gol

Borneo FC Segel Tiket ke Perempat Final AFC Challenge League

  • October 21, 2026
Borneo FC Segel Tiket ke Perempat Final AFC Challenge League

Gebuk Barcelona, Paris Saint-Germain masih Sempurna

  • October 21, 2026
Gebuk Barcelona, Paris Saint-Germain masih Sempurna

Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website

  • October 21, 2026
Tingkatkan Layanan, KAI Logistik Hadirkan Fitur Live Chat di Website