NPC Gunakan Pendeteksi Potensi Calon Atlet

NATIONAL Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggunakan sejumlah peralatan canggih untuk mendeteksi potensi calon atlet sepanjang program pencarian bakat bertajuk ‘Mendobrak Batas’ di 35 provinsi tahun ini.

Salah satu alat yang digunakan adalah perangkat analisis komposisi tubuh bernama Inbody S10. Seri khusus yang bisa diaplikasikan untuk penyandang disabilitas, berupa perangkat analisis komposisi tubuh portable yang menggunakan adhesive electrode agar bisa menyesuaikan disabilitas setiap calon atlet.

Tim talent scouting NPC Indonesia, Muhammad Tasa Kasumbung, menjelaskan penggunaan alat-alat ini sangat penting dalam proses pendeteksian calon atlet potensial. Inbody S10 digunakan untuk mengukur body fat dan komposisi muscle.

Alat sensor

Dia katakan, Tim talent scouting juga menggunakan alat sensor denyut jantung Polar H10 sebagai alat untuk mengukur denyut jantung dalam Target Aerobik Movement Test (TAMT), melengkapi terminologi pengukuran aerobik yang selain TAMT juga menggunakan metode 20 meter Pacer Test.

BACA JUGA  Baramuda 08 Sumut Silaturahmi ke Pangdam Bukit Barisan

“Penggunaan alat-alat tersebut sangat penting karena dari calon atlet-atlet yang mengikuti talent scouting ini kan belum menjadi atlet, jadi dengan alat-alat ini kita bisa mengetahui (utamanya) komposisi tubuh yang menunjang untuk menjadi atlet yang nantinya akan dibina ke ranah internasional,” imbuh Tasa Kasumbung, Senin (12/5).

Metode khusus

Menurut dia, penggunaan alat-alat canggih itu dilengkapi dengan metode khusus yang mengadaptasi metode Brockport Physical Fitness Test dari Human Kinetics sebagai panduan tim talent scouting.

“Tes-tes dalam metode tersebut mengedepankan evidence base yang disesuaikan pada disabilitas masing-masing calon atlet,” sambung Tasa.

Harapan Tim Telent Scouting, dari proses ini bisa mendapatkan hasil klasifikasi yang sesuai dengan klasifikasi internasional sehingga calon atlet yang didapatkan bisa direkomendasikan sesuai dengan kelas dan cabang olahraga yang tepat, untuk dibina di setiap daerah dan dibina di pusat.

BACA JUGA  Kontingen Indonesia Amankan Dua Emas di Ajang Paralimpiade Paris

Di Medan

Hingga kini program pencarian bakat ‘Menembus Batas’ sudah memasuki provinsi kelima. Tim talent scouting NPC Indonesia hadir di Sumatera Utara pada 9-11 Mei 2025.

Ada 160 atlet dari 16 kabupaten/kota se-Sumatera Utara terlibat langsung dalam kegiatan yang berlangsung di Martial Arts Arena Sumut Sport Centre, Kota Medan.

Ketua NPC Indonesia Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, mengapresiasi program pencarian bakat ke pelosok Tanah Air. Selama ini, pihaknya juga sudah intens membina atlet muda untuk regenerasi.

“160 peserta ini sudah kita saring. Memang mereka yang layak untuk mengikuti seleksi ini. Harapan kami, dari 160 calon atlet ini ada beberapa persen yang terpilih untuk dibina di Kota Solo (NPC Indonesia),” kata Alan Sastra Ginting.

Menuju Peparnas

Hal yang sama turut disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumatera Utara, Mahfullah Pratama Daulay. Selama ini prestasi atlet-atlet Sumatera Utara sudah cukup membanggakan, termasuk menembus lima besar di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII 2024.

BACA JUGA  Dua Pemanah NPC Indonesia Raih Dua Emas Pada Ajang Panahan Dunia di Ceko

“Kami juga baru saja melepas enam orang atlet, yang terdiri dari lima atlet atletik dan satu atlet judo untuk mengikuti pelatnas ASEAN Para Games di Solo. Ini prestasi yang cukup membanggakan untuk atlet Sumatera Utara mewakili Indonesia,” ucap Mahfullah Pratama.

“Dari talent scouting ini kami berharap ada atlet yang nantinya mengikuti pelatihan di Solo, dan selebihnya akan kita bina di tingkat Sumatera Utara. Calon atlet ini merupakan cikal bakal menuju Peparnas 2028,” pungkas Mahfullah Pratama. (WID/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Gasak Filipina, Timnas Voli Indonesia Segel Tiket ke Semifinal SEA V Cup

TIM nasional voli putra Indonesia memastikan diri ke semifinal SEA V Cup 2026 Leg 2 seusai menyudahi perlawanan Filipina 3-1 (25-18, 25-17, 23-25, 25-19), di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta…

Fakultas Peternakan UGM Buka Pusat Kajian dan Pelatihan Olahraga Berkuda

FAKULTAS Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) meresmikan Pusat Kajian dan Pelatihan Olahraga Berkuda pada Jumat (24/7). Kehadiran fasilitas terpadu itu menjadi tonggak baru dalam pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal