
SEKRETARIS Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres mengapresiasi kontribusi Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian. Guterres juga memuji kepemimpinan Indonesia dalam mendorong pembiayaan pembangunan yang inovatif serta memajukan aksi iklim.
“Terima kasih kepada Indonesia atas dukungannya terhadap multilateralisme dan Perserikatan Bangsa-Bangsa, termasuk melalui kontribusinya dalam operasi pemeliharaan perdamaian,” kata Sekjen PBB dikutip dari siaran persnya.
Presiden Prabowo Subianto menerima Sekjen Guterres di kediaman pribadi Presiden, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu. Dalam pertemuan itu keduanya membahas reformasi sistem multilateral serta kemajuan dan berbagai isu global dan regional
“Pertemuan ini membahas sejumlah isu strategis serta upaya memperkuat komunikasi dan kerja sama multilateral dalam menghadapi berbagai tantangan global. Pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat dialog dan kemitraan antara Indonesia dan PBB, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendorong perdamaian, stabilitas, dan penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan multilateral,” kata Presiden Prabowo dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden.
Para pendamping

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat negara, di antaranya Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kemudian, ada pula Wakil Tetap RI untuk New York Umar Hadi.
Sementara itu, Guterres didampingi sejumlah utusan khusus dan kepala perwakilan, di antaranya Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Isu Air Retno Marsudi, dan Kepala Perwakilan PBB (UN resident coordinator) untuk Indonesia Gita Sabharwal. (*/N-01)






