Pokja UII Desak Indonesia Keluar dari BoP Bentukan Trump

KELOMPOK Kerja (Pokja) Kebudayaan Studi Palestina Universitas Islam Indonesia (UII) mengecam keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Ketua Pokja Kebudayaan Studi Palestina UII, Prof. Masduki, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1) malam, mendesak pemerintah segera menarik diri dari Dewan Perdamaian tersebut.

Menurut dia, inisiatif pembentukan BoP tidak menawarkan solusi komprehensif untuk menyelesaikan konflik Palestina–Israel, terutama dalam perspektif penegakan hak asasi manusia (HAM).

Ia menilai pembentukan BoP merupakan inisiatif Amerika Serikat yang secara historis dinilai tidak berpihak pada kemerdekaan Palestina.

“Amerika Serikat selama ini selalu berpihak pada kepentingan Israel yang notabene melakukan pelanggaran HAM,” ujarnya.

BACA JUGA  RI Peringkat 2 Dunia Kasus TBC, Kemenkes Genjot Deteksi Dini

Masduki menambahkan, pembentukan Dewan Perdamaian lebih mencerminkan kepentingan Amerika Serikat dan Israel, serta berpotensi melemahkan perlawanan warga Palestina dan menutupi dugaan pelanggaran berat yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina.

BoP tidak akui kemerdekaan Palestina

Ia juga menilai Dewan tersebut sejak awal tidak memiliki posisi dan komitmen yang jelas terkait pengakuan kemerdekaan Palestina.

Meski mengusung kerangka solusi dua negara, kata dia, BoP dinilai berangkat dari perspektif hegemoni satu pihak, yakni mengakui Israel tanpa memberikan sanksi atas dugaan pelanggaran HAM dan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata sebelumnya.

Terkait keikutsertaan Indonesia, Masduki menilai langkah tersebut berpotensi mereduksi perjuangan panjang advokasi kemerdekaan Palestina serta mencederai prinsip penyelesaian pelanggaran HAM sebagai prasyarat perdamaian di Timur Tengah.

BACA JUGA  Indonesia Sedang Menuju Negara Kleptokrasi

“Keikutsertaan Indonesia lebih mencerminkan sikap pragmatis. Secara khusus, pembayaran iuran sebesar US$1 miliar juga aneh. Angkanya terlampau besar dibandingkan iuran sebagai anggota ASEAN yang hanya sekitar US$1 juta, tanpa penjelasan teknis penggunaannya,” tegasnya.

Pernyataan Presiden soal Israel

Ia juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo yang menyebut perlunya menghormati hak Israel sebagai negara. Menurutnya, pernyataan tersebut mencerminkan pragmatisme yang melukai solidaritas terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Atas dasar itu, Pokja Kebudayaan Studi Palestina UII menyatakan protes keras dan keprihatinan atas sikap pemerintah.

“Kami menyerukan semua pihak yang mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina berbasis HAM untuk meminta peninjauan kembali keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza dan mendorong inisiatif serupa melalui PBB,” ujarnya.

BACA JUGA  Peserta Asing Puji Hydroplus Indonesia Para Badminton di Solo

Menurutnya, pembentukan Dewan Perdamaian melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan diinisiasi Indonesia akan lebih strategis serta tidak menempatkan Indonesia dalam posisi yang terkesan dipengaruhi kepentingan Amerika Serikat dan Israel. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati Hari Bakti ke-79, TNI AU Tambah Alutsista

KEPALA Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin upacara Hari Bakti ke-79 yang digelar secara sederhana namun khidmat di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Rabu. Dalam…

Wabup Sleman Buka Pra-Temu Nasional ke XV BEM Nusantara 2026

WAKIL Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara resmi membuka pra-Temu Nasional XV Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara 2026 pada Senin (27/7), di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga. Pembukaan ditandai dengan pemukulan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00

Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

  • July 30, 2026
Puspenerbal Sulap Lahan 400m2 Jadi Kebun Melon Hidroponik

Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

  • July 29, 2026
Bekuk PSMS, Persebaya Rebut Tiket ke Semifinal

Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas

  • July 29, 2026
Persija Bermain Imbang dengan Port FC, STY Puas