Survei PRI: Tingkat Kepuasan Prabowo- Gibran 82,44%, Elektabilitas Gerindra Teratas, Disusul Partai Golkar

LEMBAGA survei Pusat Riset Indonesia (PRI) merilis hasil survei nasional Persepsi dan Perilaku Publik Terhadap Satu Tahun Kepemimpinan Presiden/Wapres RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Mata Masyarakat Indonesia dan Memotret Elektabilitas Partai Politik, yang tersebar di 38 Provinsi.

Hasil survei PRI menunjukkan tingkat kepuasan publik yakni yang menyatakan puas sekitar 82,44%, publik yang tidak puas sebesar 14,20% namun masih terdapat masyarakat yang tidak memberikan pendapatnya alias tidak tahu sekitar 3,36%.

Menurut Direktur Eksekutif PRI Deni Yusup, dalam paparan di Jakarta, Selasa (4/11/2025), tingkat kepuasan publik yang tinggi ini ditunjukkan adanya program nyata merakyat dan sudah banyak dirasakan rakyat yang di gelontorkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Seperti makan bergizi gratis (MBG) bagi anak sekolah mulai dari TK sampai ke SMA, dan ibu hamil.

Kemudian program ketahanan energi, program sekolah rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, ketahanan pangan, koperasi merah putih.

Ada pula program penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, baru-baru ini terlihat nyata program pengurangan pajak melalui menteri keuangan.

BACA JUGA  Bahlil Sebut tidak Bahas Soal Khusus dengan Presiden

Penilaian publik terkait kinerja Prabowo Subianto sudah bagus buat program MBG dan sekolah rakyat (20,55%), tindakan cepat dan realistis penanganan hukum dan korupsi (15,25%).

Pelaksanaan dan perbaikan ketahanan energi (14,60%), mengurangi kemiskinan untuk seluruh lapisan (11,36%). Serius dalam memperbaiki kondisi pendidikan, lapangan kerja, dan pangan (10,33%).

Selanjutnya, program kesehatan gratis dan sekolah sangat serius (10,15%), pembangunan ekonomi kerakyatan Koperasi Merah Putih (7,36%), percaya dengan tanggung jawab yang sudah rakyat beri (7,35%), pemberian rumah susun untuk warga kecil (3,05%).

Tingkat kepuasan publik yang menyatakan puas sekitar 82,44%. Dengan rincian, sangat memuaskan (14,89%), dan cukup memuaskan (67,55%).

Sebaliknya, publik yang tidak puas sebesar 14,20%. Terbagi, tidak memuaskan 10,55%, dan sangat tidak memuaskan 3,65%.

Namun masih terdapat masyarakat yang tidak memberikan pendapatnya alias tidak tahu/tidak, sekitar 3,36%.

Gerinda tertinggi, ditempel Golkar

Tingkat kepuasan publik sangat tinggi, berdampak langsung kepada elektabilitas partai di mata masyarakat. Ini ditunjukkan Partai Gerindra mengalami tren positif menyentuh angka 8,91% dari saat pelaksanaan pemilu 2024, sebesar 13,22%. Survei periode Oktober 2025 ini meningkat menjadi sekitar 22,13%.

BACA JUGA  Survei Nusantara Riset Indonesia: Ketahanan Energi Topang Kepuasan Kinerja Prabowo-Gibran hingga Sentuh 80,17 Persen

Peningkatan signifikan ini dampak dari kerja politik Partai Gerindra dan juga program program nyata dari Presiden Prabowo Subianto sekaligus Ketua Umum Gerindra.

Tren positif juga dimiliki Partai Golkar, yang menjadi bagian dalam Kabinet Prabowo-Gibran, dari 15,29% menjadi 17,21%. Ada kenaikan sekitar 1,92%.

Hal ini tidak lain dampak dari menguatnya dua instrumen, yakni sosok Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia sekaligus Menteri ESDM dan solidnya infrastruktur mesin Partai Golkar.

Survei menunjukkan, PDIP mengalami penurunan menjadi 14,10% dari hasil Pemilu 2024, yakni 16,72%.

Perolehan sangat ketat di level papan menengah, PKB 8,15%, Demokrat, 7,89%, PAN 7,89%. Nasdem 7,48%, PKS 6,15%.

Sementara masyarakat yang masih belum menentukan sikap sekitar 2,38%.

Menariknya dalam survei PRI ini terdapat partai non-parlemen mengalami kenaikan atau tren positif yakni PSI. Di tahun 2024 bertengger di angka 2,8%, menjadi 4,25% di Oktober 2025.

BACA JUGA  Jokowi Apresiasi Kinerja 100 Hari Pertama Kerja Prabowo-Gibran

Di sisi lain PPP mengalami degradasi 3,87% menjadi 1,85%.

Survei PRI memantau, jika pemilu dilaksanakan hari ini, Partai Gerindra akan bertengger di puncak, bersaing ketat dengan Golkar, dan PDIP di kelompok papan atas.

Kesolidan infrastruktur mesin politik Partai Gerindra, besar pengaruhnya dari sosok Prabowo Subianto sebagai Presiden yang menakhodai pembangunan merakyat sekaligus ketua umum partai.

Partai Gerindra berpotensi bakal unggul di lima tahun mendatang.

Deni Yusup mengungkapkan survei memakai metode simple random sampling. Responden terdistribusi secara acak di 38 provinsi, yaitu yang telah berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Survei digelar 10-20 Oktober 2025. Margin of error sekitar 2,9%, dengan tingkat kepercayaan 95%. Jumlah sampel responden yang diwawancara sebanyak 1.200 warga negara Indonesia. (*/W-01)

bowo prasetyo

Related Posts

Peringati Hari Bakti ke-79, TNI AU Tambah Alutsista

KEPALA Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M Tonny Harjono memimpin upacara Hari Bakti ke-79 yang digelar secara sederhana namun khidmat di Lapangan Dirgantara Akademi Angkatan Udara di Yogyakarta, Rabu. Dalam…

Wabup Sleman Buka Pra-Temu Nasional ke XV BEM Nusantara 2026

WAKIL Bupati Sleman, Danang Maharsa, secara resmi membuka pra-Temu Nasional XV Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara 2026 pada Senin (27/7), di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga. Pembukaan ditandai dengan pemukulan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

  • July 30, 2026
Polisi dan TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Perhutani Banyumas

Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

  • July 30, 2026
Buka Kongres Alumni Jesuit, Sri Sultan Berharap Jadi Ruang Batin

Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

  • July 30, 2026
Tim KKN UGM Gelar Aksi Bersih Pantai di Pulau Bawean dengan Warga

Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

  • July 30, 2026
Kendalikan Inflasi, BI Tasikmalaya Luncurkan Aplikasi Sindang Priatim

Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim 2025/2026

  • July 30, 2026
Persib dan Jubelo Kelola 65,4 Ton Sampah Sepanjang Musim  2025/2026

Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor dengan IPK 4.00

  • July 30, 2026
Sempat Galau, Made Sarmita Selesaikan Program Doktor  dengan IPK 4.00