Dosen IPB Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Whip Pink

DOSEN Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr Agil Wahyu Wicaksono, MBiomed, mengingatkan masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan Whip Pink atau whippets yang mengandung gas nitrous oxide (N2O). Penggunaan gas tersebut di luar peruntukannya berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius, bahkan dapat berujung pada kematian.

Dikutip dari laman IPB University, Whip Pink merupakan tabung atau kartrid kecil berisi gas N2O bertekanan tinggi yang lazim digunakan sebagai pendorong krim pada wadah whipped cream. Selain di bidang kuliner, N2O juga dimanfaatkan dalam dunia medis sebagai anestesi untuk membantu mengurangi rasa nyeri pada prosedur tertentu, seperti tindakan invasif, persalinan, maupun sebagai pendamping anestesi umum.

Efek Toksik Gas

Namun, dr Agil menegaskan bahwa penggunaan N2O secara berlebihan atau tidak tepat dapat membahayakan tubuh. Menurutnya, efek toksik gas tersebut terjadi karena N2O merusak fungsi vitamin B12 yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf.

BACA JUGA  KAI Logistik Layani Lebih dari 90 Ribu Anabul pada Semester I 2026

“Penggunaan gas N2O secara berlebihan atau tidak tepat dapat membahayakan tubuh. Dampak beracun gas tersebut terjadi karena N2O merusak fungsi vitamin B12 di dalam tubuh, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saraf,” jelasnya.

Kerusakan fungsi vitamin B12

Kerusakan fungsi vitamin B12 membuat tubuh tidak mampu menjalankan proses penting dalam pemeliharaan saraf. Akibatnya, lapisan pelindung saraf atau mielin dapat mengalami kerusakan, baik pada sistem saraf pusat maupun saraf tepi.

dr Agil menyebutkan, kondisi tersebut dapat memicu berbagai keluhan, seperti kesemutan, kelemahan otot, gangguan keseimbangan, hingga kerusakan saraf akibat terganggunya aliran darah.

Berdasarkan laporan ilmiah, gangguan yang paling sering ditemukan akibat penyalahgunaan N2O adalah kerusakan pada sumsum tulang belakang, terutama bagian yang berperan dalam fungsi rasa dan keseimbangan tubuh.

BACA JUGA  Jasa Joki Strava, Cari Lencana Digital hingga Gengsi Komunitas

Selain berdampak pada sistem saraf, N2O juga dapat memengaruhi pembuluh darah. Gas ini dapat membuat otot-otot pembuluh darah menjadi lebih rileks sehingga pembuluh darah melebar. N2O juga dapat bereaksi dengan zat lain di dalam tubuh dan membentuk senyawa reaktif berbahaya yang merusak sel, memicu peradangan, hingga menyebabkan kematian sel.

Lebih lanjut, gas ini berpotensi mengubah hemoglobin dalam darah sehingga tidak mampu mengikat oksigen secara optimal. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kulit tampak kebiruan dan jaringan tubuh mengalami kekurangan oksigen.

Whip Pink Gas Tertawa

Sementara itu, dikutip dari laman Badan Narkotika Nasional (BNN), Whip Pink merupakan salah satu merek tabung yang diduga berisi gas nitrous oxide dengan kemasan berwarna merah muda dan sebelumnya dijual bebas di pasaran. Selain Whip Pink, terdapat sejumlah merek lain dengan produk serupa.

BACA JUGA  43 Orang Meninggal Saban Tahun akibat Penyakit tidak Menular

Awalnya, tabung berisi N2O tersebut digunakan untuk menghasilkan krim kocok. Namun, gas yang dikenal sebagai “gas tertawa” ini dapat menimbulkan efek euforia, pusing, hingga hilang kesadaran apabila dihirup di luar prosedur medis.

dr Agil mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tidak menyalahgunakan produk yang mengandung N2O karena risiko kesehatannya yang serius dan berbahaya. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Ini Ultimatum Anthony Hudson, Target Thailand Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih tim nasional Thailand, Anthony Hudson, menegaskan ambisi timnya untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Setelah menempuh perjalanan panjang dan tiba di Indonesia pada Rabu (23/9) petang, Thailand langsung memusatkan…

Timnas Vietnam Bermodal Gelar Regional Hadapi Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026

Tim nasional Vietnam tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (23/9/2026), sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandung dengan bus untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026. Perjalanan darat dari Jakarta menuju Bandung diperkirakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

  • September 24, 2026
Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

  • September 24, 2026
DJP Jatim II Serahkan Tersangka Pidana Pajak ke Kejari Sidoarjo

Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai 411 Orang

  • September 24, 2026
Korban Keracunan Menu MBG di Batang Capai  411 Orang

Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

  • September 24, 2026
Bulu Tangkis Sumbang Emas Pertama untuk Indonesia

Mahasiswa UPI Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

  • September 24, 2026
Mahasiswa UPI  Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2026

Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB

  • September 24, 2026
Tim Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Kategori Esai Ilmiah di IPB