Waspadai Penyakit pada Hewan Peliharaan

SEIRING dengan meningkatnya hobi masyarakat untuk memelihara hewan di rumahnya, diharapkan diimbangi pula dengan pemahaman tentang hewan yang dipelihara termasuk risiko dan penyakit.

Waspadai penyakit pada hewan peliharaan dan kurangi risikonya.

Hal ini perlu diperhatikan bahwa Kesehatan hewan peliharaan harus menjadi perhatian serius karena ada penyakit dari hewan yang bisa menular ke manusia yang biasa disebut zoonosis.

Drh. Abdurrahman Hanif, pengelola sebuah klinik kesehatan hewan, kepada wartawan di Yogyakarta, Senin (20/1) menjelaskan masyarakat harus teredukasi untuk menjaga ketat kesehatan hewan peliharaannya,.

Terutama saat ini mulai memasuki musin penghujan. Saat musim hujan  penyakit karena virus akan semakin meningkat.

Menurut Hanif selain hewan peliharaan, jenis hewan ternak juga rawan terserang virus mulut dan kuku di saat musim penghujan.

BACA JUGA  Ratusan Kucing dan Anjing di Sidoarjo Divaksinasi di Hari Rabies Dunia

Ppenyakit zoonatik dapat dicegah dengan menjaga kebersihan hewan peliharaan maupun hewan ternak  dan lingkungan tempat tinggal.

 “Jika mempunyai hewan peliharaan pastikan hewan mendapatkan vaksin secara lengkap,” kata Abdurrahman Hanif pemilik Klinik Kesehatan Hewan di Wedi, Klaten, Jawa Tengah.

“Jangan enggan untuk berkonsultasi dengan para ahli saat hewan peliharaan terlihat tidak sehat,” ujarnya.

Ia mengingatkan jangan sampai kegemaran memelihara hewan peliharaan bisa berakibat terserangnya kesehatan pemiliknya.

Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan dengan mengendalikan serangga seperti nyamuk, lalat dan kecoa.

Upaya mencegah penyakit zoonotik  bisa juga dilakukan oleh para peternak dengan cara menjaga kebersihan kendang dan hewan ternak.

Demikian pula bila hewan  sakit segera untuk mengkolsutasikannya dengan dokter hewan atau dengan Dinas yang membidangi Kesehatan hewan.

BACA JUGA  DKPP Bandung Gelar Bangsawan untuk Cegah Zoonosis

Lebih dari 60 persen penyakit menular pada manusia merupakan  penyakit zoonosis atau berasal dari hewan.

Serta 75 persen penyakit menular yang baru muncul pada manusia dikategorikan penyakit Zoonotik. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Gemilang di Kancah Dunia: SD Islam PB Soedirman Torehkan Prestasi Internasional di SEJATI IACF

PRESTASI membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Islam PB Soedirman dalam ajang internasional SEJATI International Art and Culture Festival (IACF) yang diselenggarakan di Malaysia. Keikutsertaan siswa-siswi dalam festival seni dan budaya…

Hadiri Lentera 2026, Wali Kota Munjirin Ajak Pelajar Kembangkan Potensi Diri

WALI Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, menghadiri kegiatan Leadership Training For Future Generation (Lentera) 2026 yang digelar di Ballroom SMA Labschool Ciracas, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Kamis (7/5/2026). Kegiatan Lentera…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

  • May 15, 2026
Digunduli Persebaya 0-7, Semen Padang Semakin Terbenam

Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

  • May 15, 2026
Himpitan Ekonomi dan Sengketa Hak Asuh Anak, WN India Bundir di Kantor Imigrasi Surabaya

Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

  • May 15, 2026
Tim UNY Olah Buah Maja Berenuk Jadi Produk Herbal

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan