Rayakan 1.169 Tahun Prambanan, Umat Hindu Gelar Upacara Abhiseka

SIWA GRHA atau Rumah Siwa yang kini dikenal sebagai Candi Prambanan, pada Rabu (12/11) berulang tahun ke-1169. Hal itu mengacu pada peresmian candi tersebut oleh Maharaja Kayuwangi dari Dinasti Sanjaya pada 11 bulan Margasisra tahun 778 Saka atau bertepatan dengan 12 November 856.

Untuk itu dalam memperingati ulang tahunnya ke-1169 itu, ribuan umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta daerah lainnya mengikuti upacara peringatan ulang tahun atau Abhiseka ke-1169 Candi Prambanan.

Upacara memperingati peresmian candi yang bernama Siwa Grha, dengan Upacara Abhiseka, ritual penyucian kembali candi yang dihadiri pula oleh para pemuka agama Hindu, tokoh lintas iman, akademisi, dan masyarakat. Upacara dimaknai bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi sebagai momentum memperkuat harmoni dan kesadaran kebangsaan.

Kebersamaan lintas agama

Ribuan umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta daerah lainnya mengikuti upacara peringatan ulang tahun atau Abhiseka ke-1169 Candi Prambanan. (MN/Dok.Ist)

Ketua Umum Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Wisnu Bawa Tenaya, menjelaskan makna abhiseka bukan hanya upacara seremonial, melainkan perwujudan nilai hidup, warisan spiritual, dan kebersamaan lintas agama.

BACA JUGA  FK UIN Sunan Kalijaga Didorong Integrasikan Ilmu dan Spiritualitas

Dikatakan, yang diperingati adalah penyucian Siwagrha yang tidak hanya mengenang masa lalu tetapi juga untuk terus menjaga nlai-nilai yang diwariskan para leluhur.

Menurut dia, dalam kompleks Candi Prambanan atau Siwagrha ini terdapat Candi Brahma, Candi Wisnu da Candi Siwa. Hal ini, ujarnya menjadi simbol kelahiran – hidup dan mati manusia.

“Candi ini adalah simbol kehidupan yakni lahir, hidup, mati yang diwakili oleh Dewa Brahma, Dewa Wisnu, dan Dewa Siwa,” ujar Wisnu Bawa Tenaya di sela-sela kegiatan di Prambanan.

Ritual penyucian

Dikatakan, tradisi Abhiseka menurut agama Hindu adalah ritual penyucian. Di Candi Prambanan, Abhiseka juga menjadi simbol kesadaran bersama bahwa peninggalan leluhur bukan benda mati, melainkan elemen hidup yang harus dijaga bersama.

BACA JUGA  Restoran Terbang Jadi Ikon Pariwisata Baru di Seminyak

Ia menegaskan, Candi bukan hanya sekadar tumpukan batu, tetapi adalah ruh pedadaban. “Semangat Siwa-Buddha, harmoni yang menyatukan Nusantara sejak dulu. Inilah contoh paling indah dari semboyan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Darma Mangrwa,” kata Purnawirawan Perwira Tinggi TNI AD itu.

Pada kesempatan itu ia mengingatkan pentingnya nilai toleransi dan kebersamaan lintas agama, sebagaimana diteladankan para leluhur dalam membangun Prambanan dan Borobudur.

“Bayangkan, hingga kini sudah sebelas generasi menjaga tempat ini. Di Jakarta ada Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral berdampingan. Di sini ada Candi Siwa dan Candi Sewu. Ini pesan leluhur: bahwa perbedaan bukan untuk dipertentangkan, melainkan untuk dirayakan dalam keharmonisan,” ucapnya.

Keseimbangan spiritual dan pariwisata

Ribuan umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta daerah lainnya mengikuti upacara peringatan ulang tahun atau Abhiseka ke-1169 Candi Prambanan. (MN/Dok.Ist)

GM Candi Prambanan Ratno Timoer menambahkan, pengelola destinasi wisata Candi Prambanan. Ia menyebut kegiatan keagamaan seperti Abhiseka merupakan bagian integral dari upaya menjaga keseimbangan antara spiritualitas dan pariwisata.

BACA JUGA  Masyarakat Khawatir Pembangunan Bandara di Bali Utara Ganggu Pariwisata

“Kami selalu mendukung kegiatan umat Hindu di Prambanan. Tidak hanya Abhiseka, tapi juga Nyepi, Siwaratri, dan kegiatan keagamaan lainnya,” katanya.

Dikatakan, kegiatan spiritual seperti ini tidak hanya memperkaya nilai budaya, tetapi juga memberi ruang bagi wisatawan untuk mengenal sisi religius dan filosofi Prambanan.

Menurut dia pula industri pariwisata tetap berjalan, kegiatan ritual pun terlaksana dengan baik. Intinya adalah harmoni: bagaimana wisata dan spiritualitas bisa berjalan berdampingan. (AGT/N-01)

Ribuan umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah serta daerah lainnya mengikuti upacara peringatan ulang tahun atau Abhiseka ke-1169 Candi Prambanan. (MN/Dok.Ist)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

SEBANYAK warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penahanan Israel kembali ke Tanah Air pada Minggu sore. Mereka kembali melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Kesembilan WNI yang bergabung…

PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

PT PLN (Persero) menegaskan bahwa sistem kelistrikan di Sumatera yang sempat padam total atau blackout pada Jumat (22/5), kini telah kembali normal. Menurut pihak PLN hingga Minggu pukul 06.00 WIB,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

  • May 24, 2026
Menlu Sugiono Sambut Kembalinya 9 WNI yang Ditahan Israel

PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

  • May 24, 2026
PLN Pastikan Kelistrikan di Sumatera Sudah Pulih

Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

  • May 24, 2026
Pemerintah Seriusi Pembangunan Kereta Api di Kalimantan

Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Lautan Massa Birukan Kota Bandung dalam Konvoi Persib

Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

  • May 24, 2026
Pesta Juara Persib Sisakan Puluhan Ton Sampah

Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib

  • May 24, 2026
Masinis Diminta Sering Bunyikan Klakson saat Konvoi Persib