Dua Kubah Lava di Puncak Gunung Merapi Membesar

DUA kubah lava di puncak Gunung Merapi makin membesar. Volume kubah lava barat daya bertambah 29.300 meter kubik hingga menjadi 4.068.900 meter kubik dan volume kubah lava tengah bertambah 1.000 meter kubik menuadi 2.370.400 meter kubik.

Hal itu dikatakan Kepala BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta Agus Budi Santosa dalam keterangan tertulisnya, Sabtu.

Menurutnya dari hasil pengamatan visual selama sepekan dari Jumat (14/8) hingga Kamis (20/8) juga diketahui  suhu kedua kubah lava tersebut relatif sama, 243 derajat Celsius.

Adapun kegempaan pada periode pengamatan ini, katanya tercatat sebanyak 54 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 529 gempa Fase Banyak (MP), 634 gempa Guguran (RF), dan 25 gempa Tektonik (TT) terekam oleh jaringan seismik yang terpasang di Gunung Merapi dan sekitarnya.

BACA JUGA  BPPTKG Sebut Volume Kubah Lava Merapi Relatif Tetap

“Intensitas kegempaan pada periode pengamatan ini lebih tinggi dibandingkan dengan intensitas kegempaan pada minggu sebelumnya,” kata Agus.

Mengeluarkan asap putih

Sementara cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari, sedangkan siang hingga sore hari berkabut.

Sepanjang periode pengamatan, lanjutnya Gunung Merapi tampak mengeluarkan asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga sedang, bertekanan lemah, dan dengan tinggi asap bervariasi dari 10 meter hingga 450 meter.

Hujan dan Lahar Pada minggu ini, terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi dengan intensitas hujan tertinggi terjadi pada tanggal 17 Agustus 2026, tercatat di Pos Jrakah sebesar 3,36 milimeter/jam selama 15 menit.

Tidak dilaporkan adanya penambahan aliran maupun lahar di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi.

BACA JUGA  Merapi Alami 101 Guguran Lava dalam Sepekan

Guguran lava

Pada minggu pengamatan ini, katanya guguran lava yang dapat teramati adalah 1 kali ke arah hulu Kali Boyong sejauh 2.000 meter, 13 kali ke arah hulu Kali Krasak sejauh maksimum 2.000 meter, 1 kali ke arah hulu Kali Bebeng sejauh maksimum 1.800 meter, dan 38 kali ke arah hulu Kali Sat/Putih sejauh maksimum 2.000 meter.

Sedangkan deformasi jarak tunjam EDM (Electronic Distance Measurement) di sektor barat laut dari titik tetap BAB0 ke reflektor RB2 terukur pada kisaran 3.839,832 meter hingga 3.839,863 meter.

Data baseline GPS Labuhan – Jrakah terukur pada kisaran 7.108,13 meter hingga 7.108,14 meter. Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada periode pengamatan ini, katanya menunjukkan pemendekan jarak tunjam sekitar 0,6 cm/hari.

BACA JUGA  BPPTKG Catat Awan Panas Guguran Merapi Terjadi 112 Detik

Awan panas

Ia mengingatkan lagi potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan – barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. (AGT/M-01)

Related Posts

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

HINGGA saat ini masih banyak terjadi kekerasan di lingkungan kampus, baik yang dilaporkan maupun tidak dilaporkan. Untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman dan inklusif tidak hanya membutuhkan kebijakan, tetapi juga…

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

GELARAN Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang,  Jawa Tengah  tak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mesin penggerak ekonomi. Melalui Pameran Serambi Nusantara yang diikuti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG

  • September 14, 2026
Pemkot Bandung Lakukan Pengawasan Khusus pada Tiga SPPG