UGM Tuan Rumah Pertemuan Ribuan Peneliti di Asia

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) terpilih menjadi tuan rumah pertemuan para peneliti dan ilmuwann se Asia. Rektor UGM Prof Ova Emilia menyebutkan bahwa Asia adalah rumah peradaban paling awal di dunia.

Budaya asli Asia merupakan sumber dari banyak praktik yang telah menjadi bagian integral masyarakat selama berabad-abad.

Hal itu diungkapkan oleh Ova Emilia saat membuka konferensi internasional Association for Asian Studies (AAS)-in-Asia yang bertajuk Global Asias: Latent Histories, Manifest Impacts yang berlangsung pada 9-11 Juli di kampus UGM.

Konferensi ini diikuti lebih dari 1.500 peneliti dari 43 negara.

Menurut Ova, Asia merupakan salah satu kawasan berkembang yang paling dinamis di dunia.

Sejarah mencatat bahwa Asia telah menjadi tempat persaingan strategis yang ketat antar negara-negara besar.

BACA JUGA  Inilah Beberapa Makanan yang Bisa Buat Keracunan

“Saat ini, persoalan kolonialisme mungkin sudah jauh tertinggal dari kita. Namun, abad kedua puluh satu telah membawa permasalahan kontemporer yang tidak pernah dibayangkan oleh nenek moyang kita,” kata Ova.

“Eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran demi pertumbuhan ekonomi telah membahayakan bumi” sambungnya.

Rektor UGM menambahkan  keberadaan UGM berlokasi di bagian strategis Asia sangat diuntungkan karena Asia adalah rumah bagi peradaban paling awal di dunia.

Oleh karena itu, konferensi AAS di Asia memainkan peran penting dalam menghubungkan para sarjana dengan keprihatinan bersama.

Pemilihan UGM

Sementara, President of the Association for Asian Studies (AAS), Hyaeweol Choi dari University of Iowa Amerika Serikat kepada wartawan menyampaikan alasan dipilihnya UGM sebagai tuan rumah.

BACA JUGA  Bantu Peternak, Mahasiswa UGM Ciptakan Mesin Silase Portabel

Alasannya Indonesia secara umum adalah lokasi yang sangat strategis untuk studi di Asia. Ditambah Yogyakarta adalah kota pendidikan menjadi tempat produksi dan distribusi ilmu pengetahuan baru.

“Bagi saya sangat masuk akal untuk menyelenggarakan konferensi di sini, di pusat komunitas intelektual yang dinamis, jadi menurut saya ini adalah pilihan yang tepat,” ujar Choi.

Sebagai Presiden AAS, Professor Choi menegaskan konferensi AAS in Asia merupakan sebuah wadah yang penting bagi para sarjana di Asia dan negara lain untuk bergabung bersama dalam berbagi pengetahuan terbaru dan mutakhir.

Selain untuk memikirkan masa depan agar dunia yang harmonis dan hidup berdampingan secara lebih berkelanjutan. (AGT/S-01

BACA JUGA  UGM Pasang Penjernih Air untuk Warga Terdampak Bencana Aceh

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

DALAM rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458, Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Prabowo Kabupaten Madiun menggelar aksi jalan kaki bertajuk…

Nv. BIMA; Antara Menjaga Warisan Budaya dan Menembus Pasar Dunia

DI tengah derasnya persaingan industri manufaktur, PT Perusahaan Logam BIMA membuktikan eksistensinya sebagai salah satu industri legendaris di Kota Bandung. Berdiri sejak 1950, perusahaan yang dikenal sebagai produsen peralatan dapur…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

  • July 18, 2026
Peringati HUT ke-81 RI, Ketua Garda Prabowo Madiun Jalan Kaki 620 KM ke Istana Negara

Seratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Petanque Jabar Series 1 di Cianjur

  • July 18, 2026
Seratusan Atlet Ramaikan Kejuaraan Petanque Jabar Series 1 di Cianjur

Sepercik Rasa Perang Bharatayudha dalam Duel Spanyol Argentina di Final Piala Dunia

  • July 18, 2026
Sepercik Rasa Perang Bharatayudha dalam Duel Spanyol Argentina di Final Piala Dunia

Nv. BIMA; Antara Menjaga Warisan Budaya dan Menembus Pasar Dunia

  • July 18, 2026
Nv. BIMA; Antara Menjaga Warisan Budaya dan Menembus Pasar Dunia

Mahasiswa KKN UGM Edukasi Warga Soal Pelestarian Burung Maleo di Mamuju

  • July 18, 2026
Mahasiswa KKN UGM Edukasi Warga Soal Pelestarian Burung Maleo di Mamuju

Gebuk Filipina 3-0, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Semifinal di SEA V Cup

  • July 18, 2026
Gebuk Filipina 3-0, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Semifinal di SEA V Cup