Rayakan Waisak, IDM Siap Gelar Prosesi Pelepasan Lampion

INJOURNEY Destination Management (IDM) kembali menghadirkan pengalaman spiritual dan kultural melalui perayaan Waisak di Borobudur. Salah satu momen yang paling dinantikan adalah prosesi pelepasan lampion yang menjadi simbol reflektif serta peneguhan harapan menuju kehidupan yang lebih baik.

“Tradisi pelepasan lampion dalam perayaan Waisak tidak sekadar indah secara visual, tetapi juga mencerminkan perjalanan batin untuk berefleksi, menenangkan diri, dan menguatkan harapan. Cahaya lampion yang terbang ke langit membawa doa dan harapan, menghadirkan suasana yang penuh makna di tengah kemegahan warisan budaya dunia. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bisa mengikuti prosesi ini secara khidmat dan nyaman,” jelas Direktur Komersial IDM Richard Gistang Panutur di Yogyakarta, Jumat.

InJourney Destination Management, ujarnya mengajak masyarakat luas untuk ikut merasakan pengalaman tak terlupakan dengan membuka penjualan tiket lampion Waisak di Borobudur melalui kanal https://ticket.injourneydestination.id/.

Paket Lampion

Ia mengemukakan, tiket lampion Waisak tersedia dengan harga Rp950.000,00 untuk wisatawan nusantara dan Rp1.200.000,00 untuk wisatawan mancanegara. Tiket ini, jelasnya termasuk ikut pelepasan lampion, tiket masuk kawasan pada 31 Mei 2026, serta berbagai perlengkapan pendukung seperti kaos merchandise Waisak, tote bag, wishing card, pulpen, jas hujan, mini flashlight serta layanan shuttle kendaraan listrik pulang-pergi.

BACA JUGA  IDN Sumbang 3000 Paket Sembako untuk Warga Sekitar Destinasi Wisata

“Penjualan tiket ini telah dibuka sejak 18 April 2026 hingga 31 Mei 2026,” katanya.

Sementara bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman lebih mendalam, imbuhnya, tersedia paket tiket lampion yang terintegrasi dengan kegiatan sunrise pradaksina. Ia mengemukakan paket ini mengajak peserta untuk menjalani langsung prosesi pradaksina atau berjalan sambil bermeditasi (walking meditation) berkeliling Candi Borobudur di pagi hari, setelah malam pelepasan lampion.

Sunrise pradaksina

Dikatakan peserta bisa merasakan khidmatnya praktik kesadaran penuh (mindfulness), di mana peserta berjalan sambil memusatkan perhatian penuh pada setiap gerakan tubuh, sensasi telapak kaki yang menyentuh tanah, dan ritme napas di pelataran situs Warisan Dunia.

“Paket ini ditawarkan dengan harga Rp1.350.000,00 untuk wisatawan nusantara dan Rp1.750.000,00 untuk wisatawan mancanegara.” ujarnya.

Selain fasilitas tiket lampion, pengunjung juga mendapatkan akses masuk kawasan pada 31 Mei dan 1 Juni 2026, tiket mengikuti sunrise pradaksina, serta layanan upanat dan transportasi EV wara-wiri di dalam kawasan. Penjualan paket ini dimulai pada 25 April 2026 hingga 31 Mei 2026.

BACA JUGA  Pariwisata Magelang Pikat Wisatawan asal Priangan Timur

Tiket dari tribun

Sementara itu, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan pelepasan lampion Waisak di Borobudur, tersedia tiket menonton dari tribun yang berada di sisi selatan (samping) Marga Utama Candi Borobudur sebagai lokasi utama pelepasan lampion.

Dengan tiket seharga Rp250.000 untuk wisatawan Nusantara dan Rp350.000 untuk wisatawan mancanegara katanya, sudah mencakup akses masuk kawasan pada 31 Mei 2026 serta tempat duduk di tribun saat pelepasan lampion. Penjualan tiket tribun dimulai pada 2-31 Mei.

Selain itu, tersedia pula tiket masuk untuk menyaksikan suasana pelepasan lampion di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur seharga Rp65.000 untuk wisatawan nusantara dan Rp150.000 untuk wisatawan mancanegara. Penjualan tiket dimulai tanggal 9 Mei 2026 sampai tanggal 31 Mei 2026.

BACA JUGA  Polda Jateng Sukses Amankan Kunjungan Presiden Macron ke Borobudur

Bersatunya nilai spiritual, budaya, dan kemanusiaan

Direktur Komersial InJourney Destination Management Richard Gistang Panutur menambahkan bahwa perayaan Waisak di Borobudur merupakan ruang perjumpaan antara nilai spiritual, budaya, dan kemanusiaan. InJourney Destination Management mengajak seluruh pengunjung untuk mengikuti ketentuan yang berlaku selama perayaan berlangsung, demi menjaga kekhidmatan serta kelestarian kawasan Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia.

“Pelepasan lampion bukan hanya sebuah tradisi, melainkan momentum refleksi yang mengajak kita semua untuk melepaskan hal-hal yang membebani, sekaligus menumbuhkan harapan baru. Kami berharap setiap pengunjung dapat merasakan ketenangan, kebersamaan, serta makna mendalam dari perayaan ini,” ujarnya.

Melalui penyelenggaraan yang terkelola dengan baik, perayaan Waisak diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga pengalaman yang membekas, memperkuat nilai toleransi, serta menghadirkan harmoni antara manusia, budaya, dan alam. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

KAI Logistik turut mengambil bagian dalam pembahasan penguatan halal supply chain pada gelaran The 5th Summit of Halal 20 yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di Grand Ballroom Trans Hotel…

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

PENANGANAN masalah sampah dan percepatan transformasi digital menjadi dua agenda strategis yang akan terus diperkuat Pemerintah Kota Bandung dalam membangun kota yang lebih maju dan berkelanjutan. “Tantangan terbesar yang dihadapi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

  • September 25, 2026
Temui Sultan, Dirjen Imigrasi Paparkan Upaya Cegah TPPO dari Hulu

Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

  • September 25, 2026
Komdigi Pastikan Isu Pemadaman Internet Tiga Hari Hoaks

SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

  • September 25, 2026
SMAN 21 Bandung Juarai Final Regional AXIS Nation Cup 2026 West Java

Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

  • September 25, 2026
Terus Berinovasi, KAI Logistik Kenalkan Halal Supply Chain

Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

  • September 25, 2026
Penanganan Sampah dan Transformasi Digital Jadi Prioritas Kota Bandung

Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental

  • September 25, 2026
Anak Muda Disebut Makin Rentan Kena Gangguan Mental