Polemik Video WNI, LPDP Tegaskan Aturan Pengabdian

LEMBAGA Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merespons polemik di media sosial terkait unggahan video akun @sasetyaningtyas, yang diketahui merupakan alumnus LPDP.

Dalam video yang beredar, pemilik akun tersebut menyatakan kebanggaannya karena kedua anaknya menjadi warga negara Inggris. “Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan,” ucapnya dalam video tersebut.

Pernyataan itu memicu reaksi keras warganet dan dinilai merendahkan warga negara Indonesia. Sejumlah pengguna media sosial juga menyinggung bahwa yang bersangkutan dapat menempuh pendidikan di Inggris melalui beasiswa LPDP yang bersumber dari pajak rakyat.

Warganet turut menyoroti suami pemilik akun tersebut, berinisial AP, yang disebut sebagai penerima beasiswa yang sama  dan diduga belum kembali ke Indonesia meski telah menyelesaikan studi.

BACA JUGA  Awas! Tanaman ini Bisa Jadi Pembunuh Pohon Jeruk

Setelah ramai menjadi perbincangan, yang bersangkutan menyampaikan permintaan maaf secara tertulis melalui akun Instagram pribadinya.

Polemik dan nilai integritas

Melalui akun resmi media sosial X dan Facebook, LPDP menyatakan menyayangkan polemik yang dipicu oleh unggahan alumninya berinisial DS tersebut.

“LPDP menyayangkan terjadinya polemik di media sosial yang dipicu oleh tindakan salah satu alumni, Saudari DS. Tindakan tersebut tidak mencerminkan nilai integritas, etika, dan profesionalisme yang ditanamkan LPDP kepada seluruh penerima beasiswa,” tulis LPDP, Jumat (20/2).

Sesuai ketentuan, seluruh awardee dan alumni memiliki kewajiban melaksanakan masa pengabdian atau kontribusi di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun. Dalam kasus DS yang menempuh studi selama dua tahun, kewajiban kontribusi tersebut adalah lima tahun.

BACA JUGA  610 Mahasiswa UGM Raih Beasiswa LPDP 2025

Disebutkan, DS telah menyelesaikan studi S2 dan dinyatakan lulus pada 31 Agustus 2017 serta telah menuntaskan kewajiban pengabdiannya sesuai ketentuan. Meski tidak lagi memiliki ikatan hukum dengan LPDP, lembaga tersebut menyatakan akan melakukan komunikasi untuk mengimbau agar yang bersangkutan bijak dalam menggunakan media sosial serta memahami sensitivitas publik dan kewajiban kebangsaan.

Alumni akan Dipanggil untuk Klarifikasi

Sementara itu, terkait AP yang merupakan alumnus LPDP dan diduga belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya, LPDP menyatakan tengah melakukan pendalaman internal.

LPDP akan memanggil AP untuk meminta klarifikasi. Jika terbukti belum memenuhi kewajiban berkontribusi di Indonesia, maka akan dilakukan proses penindakan, termasuk kemungkinan pengenaan sanksi hingga pengembalian seluruh dana beasiswa.

BACA JUGA  Awas! Tanaman ini Bisa Jadi Pembunuh Pohon Jeruk

LPDP menegaskan komitmennya untuk menegakkan aturan secara adil, konsisten, dan bertanggung jawab kepada seluruh awardee dan alumni, serta menjaga integritas institusi demi memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi Indonesia. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Fenomena Polyworking Makin Berkembang

FENOMENA polyworking atau memiliki lebih dari satu pekerjaan kini semakin berkembang di Indonesia seiring dengan tren pola kerja fleksibel. Meski sering diidentikkan dengan generasi muda, data terbaru justru menunjukkan bahwa…

Unsil Tasikmalaya Latih Public Speaking Anggota PKK

TIM Dosen Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya, memberi pelatihan keterampilan komunikasi public speaking berbasis platform digital bagi anggota pemberdayaan kesejahteraan keluarga, lintas kelurahan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Pengabdian tersebut, untuk meningkatkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Terapkan B50, Indonesia Setop Impor Solar

  • July 9, 2026
Resmi Terapkan B50, Indonesia Setop Impor Solar

Prabowo Bangga Indonesia Jadi Negara Pertama Gunakan B50

  • July 9, 2026
Prabowo Bangga Indonesia Jadi Negara Pertama Gunakan B50

Pemkab Taput Tegaskan Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

  • July 9, 2026
Pemkab Taput Tegaskan Penyaluran Bansos Harus Tepat Sasaran

Festival Asia Afrika 2026 Angkat Diplomasi Kopi dan Inklusivitas

  • July 9, 2026
Festival Asia Afrika 2026 Angkat Diplomasi Kopi dan Inklusivitas

Bupati Sleman Serahkan NPHD untuk 14 Tempat Ibadah

  • July 9, 2026
Bupati Sleman Serahkan NPHD untuk 14 Tempat Ibadah

Fenomena Polyworking Makin Berkembang

  • July 9, 2026
Fenomena Polyworking Makin Berkembang