Fase Pemulangan, 66 Ribu Lebih Jemaah Haji Tiba di Tanah Air

FASE pemulangan jemaah haji hingga 30 Juni 2024 pukul 21.00 WAS, jemaah haji dan petugas yang telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 66.611 orang tergabung dalam 169 kelompok terbang.

Jemaah haji Indonesia yang wafat berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) pukul 06.44 wib berjumlah 336 orang. Jemaah yang diberangkatkan dari Makkah ke Madinah berjumlah 1.525 orang tergabung dalam 4 kloter.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Senin (1/7) menyampaikan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kembali mengingatkan jemaah haji untuk mempertimbangan kapasitas koper bagasi dan tas tentengan yang akan dibawa ke pesawat dengan tidak membeli oleh-oleh atau belanja berlebihan.

BACA JUGA  Fase Pemulangan 14 Asrama Haji Siap Layani Jemaah

“Jemaah dapat mengirim oleh-olehnya melalui jasa ekspedisi atau dapat membeli di Tanah Air. Selama di Kota Madinah, PPIH juga mengimbau jemaah untuk mengindahkan ketentun-ketentuan dan larangan yang berlaku selama berada di Kota Madinah,” kata Widi.

Hari ini, Senin (1/7) terdapat 20 kelompok terbang dengan jumlah jemaah haji sebanyak 7.708 orang. Mereka telah dan akan diterbangkan ke Tanah Air, dengan rincian sebagai berikut:

1) Debarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) sebanyak 786 jemaah/2 kloter;

2) Debarkasi Surabaya (SUB) sebanyak 1.855 jemaah/5 kloter;

3) Debarkasi Solo (SOC) sebanyak 1.440 jemaah/4 kloter;

4) Debarkasi Makassar (UPG) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;

5) Debarkasi Batam (BTH) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;

BACA JUGA  Kemenag Akhiri Tugas Haji dengan Indeks Kepuasan Tertinggi

6) Debarkasi Medan (KNO) sebanyak 360 jemaah/1 kloter

7) Debarkasi Jakarta Bekasi (JKS) sebanyak 880 jemaah/2 kloter;

8) Debarkasi Balikpapan (BPN) sebanyak 324 jemaah/1 kloter;

9) Debarkasi Palembang (PLM) sebanyak 450 jemaah/1 kloter;

10) Debarkasi Banjarmasin (BDJ) sebanyak 320 jemaah/1 kloter;

11) Debarkasi Padang (PDG) sebanyak 393 jemaah/1 kloter.

(*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti dilema dan ketidakadilan yang dihadapi insan pers di tengah perkembangan media sosial. Di satu sisi, jurnalis dituntut menjunjung tinggi etika, kebenaran, dan independensi.…

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

INDONESIA menghadapi beban dengue yang masih tinggi. Pada 2025, Indonesia tercatat menempati urutan kedua di dunia dalam jumlah kematian akibat dengue, dengan 703 kematian atau sekitar 17 persen dari total…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue