Romo Mudji Sutrisno Wafat Dimakamkan di Girisonta

ROMO Mudji Sutrisno SJ wafat di RS Sint Carolus, Minggu malam (28/12). Wafatnya Romo Mudji diperoleh dari Romo Agustinus Setyo Wibowo SJ melalui WhatsApp (WA).

“ Para romo, bapak dan ibu sekalian, baru saja ada berita duka. Rm Mudji Sutrisno SJ dipanggil Tuhan malam ini,” demikian pesan dari Romo Agustinus Setyo Wibowo SJ.

Romo Mudji bernama lengkap Fransiskus Xaverius Mudji Sutrisno SJ meninggal dunia di usia 71 tahun karena sakit.

Romo Mudji Sutrisno lahir di Surakarta, Jawa Tengah 12 Agustus 1954. Selain sebagai imam Katolik, Romo Mudji juga dikenal sebagai budayawan, dosen dan Guru Besar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, penyair dan pelukis. Ia juga menulis artikel dan buku.

BACA JUGA  Legenda Badminton Indonesia Iie Sumirat Meninggal Dunia

Jenazah Romo Mudji disemayamkan di Kapel Kanisius di Kolese Kanisius. Dan pada hari ini Senin (29/12) dan Selasa (30/12) akan diadakan Misa Requiem di kapel tersebut.

Jenazah akan dibawa ke Girisonta, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (30/12) pukul 21.00 WIB untuk dimakamkan di sana.

Romo Mudji menempuh pendidikan di Seminari Mertoyudan di Magelang Tahun 1972 kemudian melanjutkan pendidikan bidang filsafat dan teologi di IKIP Sanata Dharma Yogyakarta tahun 1977. Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam pada 30 Desember 1982.

Romo kemudian menempuh S3 di bidang Filsafat di Universitas Kepausan Gregoriana di Roma dan lulus meraih gelar Doktor.

Ia juga menempuh pendidikan Summer Course Religion and Art Ichigaya Sophia University of Tokyo, Jepang (1990).

BACA JUGA  Lucky Widja, Vokalis Element, Meninggal Dunia di Usia 49 Tahun

Jabatan lainnya yang diemban Romo Mudji adalah anggota Lembaga Sensor Film Indonesia, anggota Komisi Kebenaran dan Persahabatan (2005-2006), Anggota KPU (2001-2003) dan Tim Penilai Penghargaan Kebudayaan dari Presiden RI (2005-sekarang).

Ia meraih penghargaan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) 76 Ikon Prestasi Pancasila untuk kategori “Penggerak Lintas Iman” pada 2021. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai turnamen  yang menghadirkan kualitas dan rivalitas sepak bola terbaik di kawasan Asia Tenggara. Menurut Erick, besarnya perhatian FIFA terhadap…

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

Sebanyak 56.000 tiket pertandingan Timnas Indonesia melawan Malaysia pada matchday kedua Grup A, FIFA ASEAN Cup 2026 telah terjual hingga Senin 28 September 2026 pukul 12.00 WIB. Angka tersebut masih…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

  • September 28, 2026
FIFA ASEAN Cup 2026 Ajang Bergengsi, Erick Thohir Sebut Duel Indonesia Vs Malaysia Jadi Laga yang Sangat Dinantikan

Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

  • September 28, 2026
Pengembangan Neuropsikologi di Indonesia Dinilai masih Tertinggal

Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

  • September 28, 2026
Fakultas Farmasi UGM Peringkat 1 Indonesia dan Top 500 Asia Versi EduRank

Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

  • September 28, 2026
Polsek Turi Tangkap Pembacok Guru

Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

  • September 28, 2026
Sidak Rumah Pompa Sidokare, Wakil Bupati Temukan Material tak Sesuai

56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual, Antusiasme Suporter kian Tinggi

  • September 28, 2026
56 Ribu Tiket Indonesia vs Malaysia Ludes Terjual,  Antusiasme Suporter kian Tinggi