Santri Al Khoziny Dapat Bantuan Tangan Palsu Bionic

KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) memberikan dukungan rehabilitasi sosial kepada Nur Ahmat Rohmatulloh (16), korban robohnya musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Surabaya. Ahmat, yang mengalami amputasi lengan kiri, akan mendapatkan tangan palsu bionic serta bantuan pemberdayaan bagi keluarganya.

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kemensos, Supomo, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk memulihkan fungsi sosial Ahmat pasca-musibah.

“Kami datang untuk bersilaturahmi, memastikan kondisi putra Bapak, sekaligus memastikan bantuan dari Kemensos sudah sampai,” ujar Supomo saat mengunjungi rumah keluarga korban di Simokerto, Surabaya, Jumat (5/12).

Ahmat membutuhkan tangan palsu bionic setelah lengan kirinya harus diamputasi akibat luka saat belajar di pesantren. Selain bantuan alat bantu, Kemensos juga memberikan bantuan wirausaha untuk keluarganya.

BACA JUGA  Lomba Kompetensi Siswa Dikmen 2025 Sidoarjo Diikuti 269 Siswa

“Nanti akan dibantu pembuatan tangannya dan dibantu kembali bersekolah agar cita-citanya dapat tercapai,” kata Supomo.

Ia juga memberikan motivasi dengan mencontohkan penyandang disabilitas yang tetap berprestasi meski memiliki keterbatasan.

Di lokasi yang sama, Tenaga Ahli Menteri Sosial Bidang Perencanaan dan Evaluasi Kebijakan Strategis, Andy Kurniawan, menyampaikan bahwa proses pembuatan tangan bionic masih menunggu pemulihan.

“Masih ada pembengkakan dan belum permanen. Standarnya, pengukuran baru bisa dilakukan tiga bulan setelah operasi,” jelasnya.

Kepala Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Kemensos, Nova Dwiyanto Suli, menambahkan bahwa pengukuran tangan palsu diperkirakan bisa dilakukan akhir Desember atau awal Januari, tergantung perkembangan kondisi jaringan.

Ia memastikan Sentra Soeharso siap memproduksi tangan bionic, sementara proses pendampingannya juga mendapat dukungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Dinsos Jatim. (*/S-01)

BACA JUGA  Komplotan Pengedar Uang Palsu di Sidoarjo Dibekuk, Ada Pasutri

Siswantini Suryandari

Related Posts

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

BANDARA Internasional Juanda di Kabupaten Sidoarjo mencatatkan prestasi perdana di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan meraih penghargaan World Safety Organization Indonesia Safety Culture (WISCA) 2026. Bandara di bawah…

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

UNIT Kegiatan Mahasiswa (UKM) Selam Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan Latihan Perairan Terbuka (LPT) XXXVI di Tulamben, Bali, 30 April hingga 4 Mei lalu. Sebanyak 55 mahasiswa mengikuti kegiatan ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba