Mantan Mendagri RAAHM Wiranatakusumah V Diusulkan Jadi Pahlawan

R.A.A.M.H Wiranatakusumah V diusulkan menjadi pahlawan. Hal itu mengingat jasa-jasa dia dari masa sebelum hingga setelah kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Yayasan Keluarga Besar R.A.A.H.M Wiranatakusumah V, Marsekal Madya TNI (purn) Kisenda Wiranatakusumah mengungkapkan almarhum layak menjadi pahlawan. “Bila melihat track perjuangan  beliau, ayah, kakek kami ini semestinya layak menjadi pahlawan”, ungkapnya.

Ia mengungkapkan almarhum sempat menjabat sebagai Bupati Cianjur (1912-1920) dan sempat pula menjadi Bupati Bandung (1920-1931) dan (1935-1945). Kemudian beliau menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  yang pertama periode September 1945 – November 1945.

Setelah itu dia menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Agung (DPA)  pada November 1945 – April 1948 dan terakhir menjabat sebagai Wali Negara Pasundan (April 1948 – Maret 1950).

BACA JUGA  Gelorakan Kejuangan, DHC 45 Pematangsiantar Putar Film G30S PKI

Anggota Volksraad

Sebelum kemerdekaan, Wiranatakusumah pernah menjabat sebagai anggota Volksraad (Dewan Rakyat) pada tahun 1918 sampai 1930. Menjelang kemerdekaan, Ia termasuk anggota BPUPKI dan PPKI.

Diungkapkan Kisenda, Wiranatakusumah saat menjabat sebagai Bupati Cianjur dan Bupati Bandung, merupakan pejabat yang sangat bersahaja dan rendah hati. Ia tidak segan turun langsung ke lapangan dan menyapa rakyatnya.

Dalam acara peringatan hari lahir Wiranatakusumah V di Masjid Raya Bandung pada Minggu (23/11) bertajuk Karsa Asih (berbagi kasih, berbagi bahagia dan bergerak bersama) hadir Walikota Bandung, Muhammad Farhan dan juga Gubernur Banten Andra Soni.

Anak angkat

Andra Soni hadir dalam kegiatan tersebut karena menjadi bagian dari Keluarga Besar Wiranatakusumah. Ketika masih bersekolah di Jakarta, ia tinggal di rumah keluarga Wiranatakusumah dan diangkat menjadi anak.

BACA JUGA  Kemenag Minta para Santri Terus Berjuang Mengisi Kemerdekaan

“Saya dan adik-adik diperlakukan sangat baik oleh keluarga ini,” tuturnya.

Andra, bercerita pihaknya sangat bersyukur di sekolahkan dan dianggap sebagai anak dalam keluarga besar tersebut. “Beliau sangat menyayangi kami dan memperhatikan pendidikan kami,” ucapnya.

Andra memiliki harapan yang sama dengan Kisenda agar yayasan Keluarga Besar Wiranatakusumah bisa berbuat lebih banyak lagi untuk masyarakat dan lingkungan. (zahra/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

KEBERADAAN Tempat Pembuangan Akhir (TPA) atau yang kini dikenal sebagai Tempat Pemrosesan Akhir masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan sampah di Indonesia. Banyak TPA yang belum dilengkapi instalasi pengolahan lindi secara…

Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik Nataru

KEMENTERIAN Agama (Kemenag) menyiapkan sebanyak 6.919 Masjid Ramah Pemudik yang tersebar di 30 provinsi di seluruh Indonesia untuk mendukung pengamanan dan kelancaran mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

  • December 16, 2025
Lindi TPA Berisiko Cemari Air dan Tanah

Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

  • December 16, 2025
Angelina Jolie Bicara Terbuka soal Mastektomi

Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

  • December 16, 2025
Kejari dan Pemkab Sidoarjo Terapkan Pidana Kerja Sosial

The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

  • December 16, 2025
The Gaia Hotel Bandung Hadirkan Festive Season Tutup 2025

OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

  • December 16, 2025
OJK Raih Penghargaan Badan Publik Terbaik Nasional

AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun

  • December 16, 2025
AHY: Pemulihan Infrastruktur Sumatra Butuh Rp51 Triliun