Kemenag-BP4 Latih Mediator Non-Hakim Bersertifikat

DIREKTORAT Bina KUA dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama bekerja sama dengan Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Pusat menggelar Pelatihan Mediator Non-Hakim Bersertifikat, Sabtu (25/10), di Jakarta.

Kegiatan ini diikuti oleh ketua dan pengurus BP4 dari 19 provinsi, serta dibuka oleh Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi. Hadir pula Ketua II BP4 Pusat Muhammad Fuad Nasar dan Sekretaris Umum BP4 Anwar Saadi.

Menurut Ahmad Zayadi, pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Kementerian Agama untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kapasitas mediator non-hakim.

“Kementerian Agama tidak hanya hadir sebagai pelayan administrasi keagamaan, tetapi juga pelayan umat yang berperan memperkuat ketahanan keluarga. Kerja sama dengan BP4 memiliki nilai strategis, dari pusat hingga daerah,” ujar Ahmad.

BACA JUGA  Bupati Garut Sambut Baik Program Pelatihan Kemnaker

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari kerja sama antara BP4 dan Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung (Ditjen Badilag MA) yang telah berlangsung sejak penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Mediasi Bidang Keluarga pada 22 Maret 2016.

Nota kesepahaman tersebut mencakup dua hal pokok: pelatihan mediator bersertifikat dan penempatan mediator dari unsur BP4 di Pengadilan Agama atau Mahkamah Syar’iyah.

Mediator Non-Hakim Upaya Tekan Angka Perceraian

Ketua II BP4 Pusat, M. Fuad Nasar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Agama terhadap program penguatan kapasitas mediator.

“Pelatihan mediator ini langkah penting untuk menekan angka perceraian dan menyelesaikan perkara keluarga secara damai di pengadilan,” ujar Fuad, yang juga menjabat sebagai Direktur Jaminan Produk Halal.

BACA JUGA  Inilah Sembilan Imbauan Penting Untuk Jemaah Haji Indonesia

Fuad menegaskan, keluarga yang kokoh merupakan fondasi bagi masyarakat dan bangsa yang kuat. Namun, menurutnya, angka perceraian dan kasus hukum keluarga dalam beberapa tahun terakhir masih cukup memprihatinkan.

Ia mengibaratkan konselor perkawinan sebagai “dokter rumah tangga” yang membantu pasangan menemukan solusi sebelum memutuskan bercerai.

“Konselor perkawinan seperti dokter yang mendiagnosis gangguan tubuh. Mereka harus meyakinkan pasangan bahwa gangguan dalam rumah tangga tidak selalu harus berakhir dengan ‘kematian’, yakni perceraian,” jelasnya.

Fuad juga mengutip pesan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan pentingnya pembinaan keluarga sebagai pondasi ketahanan bangsa.

“Tidak mungkin ada negara ideal berdiri di atas masyarakat yang tidak harmonis. Untuk memperbaiki negara, perbaikilah masyarakatnya. Dan untuk memperbaiki masyarakat, perbaikilah rumah tangganya,” tuturnya.

BACA JUGA  Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal Hari Ini 29 Maret 2025

Melalui pelatihan ini, BP4 dan Kementerian Agama berharap dapat memperkuat peran mediator non-hakim dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan keluarga secara damai, bermartabat, dan berkeadilan. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

KANTOR Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi Heru Baskoro (84), putra tokoh perjuangan Sayuti Melik dan S.K. Trimurti, di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi Jawa Barat pada Jumat (14/8). Kunjungan tersebut…

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

MAHASISWA KKN UNY di Dusun Sengon Karang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Sleman, mengenalkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui workshop pembuatan ember tumpuk dan mini garden. Kegiatan yang dilaksanakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman