PECI Aceh Perkuat Pengelolaan Koridor Gajah Sumatra

KEMENTERIAN Kehutanan RI mengimplementasikan PECI Aceh untuk menyelamatkan Gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus) yang kini berstatus Critically Endangered menurut IUCN.

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui penguatan pengelolaan koridor gajah di 22 lanskap kunci di Sumatra, bekerja sama dengan Forum Konservasi Gajah Indonesia (FKGI), WWF Indonesia, dan organisasi mitra lainnya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan hal tersebut usai memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Peusangan Elephant Conservation Initiative (PECI) di Takengon, Aceh Tengah.

“Kita akan kelola koridor gajah secara ilmiah dan realistis di lapangan, bersama FKGI dan mitra. Targetnya memperbaiki habitat, mengurangi konflik manusia-gajah, dan melibatkan masyarakat,” ujar Menhut Raja Juli, Kamis (7/8).

BACA JUGA  DIY Catat 1.700 Mahasiswa Asal Sumatra Terdampak Banjir

Model Konservasi PECI Aceh

Program PECI Aceh menjadi model awal konservasi berbasis lanskap di kawasan konsesi PT THL.

Terdiri dari dua blok utama seluas 21.000 dan 14.000 hektare, wilayah ini diperkirakan menjadi habitat sekitar 67 ekor gajah liar.

Aktivitas utama yang telah dilakukan mencakup pendataan populasi menggunakan teknologi geospasial dan pemantauan lapangan.

Kemudia perbaikan habitat dengan penanaman pakan alami, pembangunan salt lick (sumber mineral), dan penyediaan kubangan air.

Dan pemberdayaan masyarakat di 12 desa penyangga melalui sistem agroforestry berkelanjutan yang ramah gajah, dengan komoditas seperti kopi, kakao, pinang, dan durian.

Masyarakat juga dilibatkan dalam upaya mitigasi konflik melalui penyediaan pakan transisi untuk mencegah gajah masuk permukiman.

BACA JUGA  Bencana di Sumatra Diharap Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola Hutan

Konflik Akibat Alih Fungsi Lahan

CEO WWF Indonesia, Aditya Bayunanda, menyoroti bahwa tantangan terbesar adalah konflik manusia-gajah akibat alih fungsi lahan dan hilangnya habitat alami.

“Banyak habitat gajah yang berubah jadi kebun dan lahan produksi. Kita harus rekayasa habitat supaya gajah betah di wilayah inti, meski tak mungkin sepenuhnya mencegah mereka keluar,” ujarnya.

Raja Juli menyebut PECI Aceh sebagai pilot project yang akan terus dievaluasi dan dikembangkan untuk diterapkan di koridor gajah lainnya di Sumatera.

Strategi ini bukan sekadar penyelamatan spesies langka, tetapi juga menjaga martabat dan kekayaan bangsa Indonesia.

“Gajah Sumatera adalah harga diri kita. Menyelamatkan mereka berarti menjaga kehormatan bangsa, sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945,” pungkas Menteri Raja Juli. (*/S-01)

BACA JUGA  Terdampar di Hutan Pinus Aceh, Penderes Asal Jateng Dipulangkan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

DINAS Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung kembali menghadirkan kesempatan kerja bagi masyarakat melalui kegiatan Bandung Utama Job Fair Future Connect 2026 Wilayah Bandung Tengah yang akan digelar di GOR Bandung pada…

AFJ Dorong Dirjen PKH Tingkatkan Standar Kesejahteraan Hewan

ANIMAL Friends Jogja (AFJ) mendorong Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH) Kementerian Pertanian sebagai anggota WOAH representatif Indonesia untuk meningkatkan standar kesejahteraan hewan, khususnya dalam transportasi hewan. AFJ…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pelatih Australia Richard Garcia Senang Bisa Juarai Piala AFF U-19

  • June 14, 2026

Montella Kecewa, Turki Kuasai Laga Tapi Kalah dari Australia

  • June 14, 2026
Montella Kecewa, Turki Kuasai Laga Tapi Kalah dari Australia

Pastikan Data PCMB Aman, Pemprov Jabar Minta Maaf Atas Kendala Akses

  • June 14, 2026
Pastikan Data PCMB Aman, Pemprov Jabar Minta Maaf Atas Kendala Akses

Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

  • June 14, 2026
Pemkot Bandung Hadirkan 2.361 Peluang Kerja di Job Fair 2026

AFJ Dorong Dirjen PKH Tingkatkan Standar Kesejahteraan Hewan

  • June 14, 2026
AFJ Dorong Dirjen PKH Tingkatkan Standar Kesejahteraan Hewan

Skotlandia Menang, Brasil dan Swiss Tertahan

  • June 14, 2026
Skotlandia Menang, Brasil dan Swiss Tertahan