Waspadai Heatstroke Saat Wukuf di Arafah

HEATSTROKE atau serangan panas adalah kondisi yang sangat perlu diwaspadai, terutama saat pelaksanaan wukuf di Arafah, puncak pelaksanaan haji.

Apa itu Heatstroke?

Heatstroke adalah kondisi darurat medis ketika suhu tubuh naik drastis (di atas 40°C) karena paparan panas berlebih, dan tubuh tidak mampu mendinginkan diri. Tanpa penanganan cepat, heatstroke bisa menyebabkan kerusakan organ vital hingga kematian.

Mengapa Berisiko Saat Wukuf di Arafah?

  1. Cuaca sangat panas
    Suhu di Arafah saat musim haji bisa mencapai 45°C atau lebih.
  2. Lama terpapar matahari
    Jamaah berada di luar ruangan selama berjam-jam.
  3. Kondisi fisik lelah dan dehidrasi
    Aktivitas fisik selama ibadah dan kurang cairan meningkatkan risiko.
BACA JUGA  Jemaah Agar Patuhi Waktu Lontar Jumrah

Gejala:

  • Demam tinggi (tubuh sangat panas, > 40°C)
  • Kulit kering dan merah (tidak berkeringat)
  • Sakit kepala hebat
  • Mual, muntah
  • Kebingungan, linglung
  • Denyut jantung cepat
  • Pingsan

Cara Mencegah Saat Wukuf:

  1. Minum air yang cukup
    Jangan tunggu haus. Bawa botol air selalu.
  2. Gunakan payung/topi lebar dan pakaian longgar
    Lindungi diri dari sinar matahari langsung.
  3. Istirahat di tempat teduh
    Hindari aktivitas fisik berat saat siang hari.
  4. Gunakan semprotan air atau handuk basah
    Untuk membantu mendinginkan tubuh.
  5. Kenali gejala awal dan segera cari bantuan medis
    Jika merasa pusing, mual, atau panas berlebih.

Penanganan Awal:

  • Bawa ke tempat sejuk/ber-AC
  • Kompres tubuh dengan air dingin
  • Longgarkan pakaian
  • Segera cari bantuan medis
BACA JUGA  Garuda Ubah Rute Pemulangan Jemaah Haji Secara Sepihak

Heatstroke adalah kondisi serius yang bisa terjadi saat wukuf di Arafah karena suhu ekstrem. Jamaah haji perlu waspada dan mengambil langkah pencegahan agar tetap sehat dan aman selama menjalankan ibadah. (*/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

POLRESTA bersama Disnaker Sidoarjo berupaya memperluas akses ketenagakerjaan inklusif bagi penyandang disabilitas melalui program Polisi Peduli Pengangguran (Poluran). Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby Adimas Condroputra saat…

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

SEJARAWAN Universitas Gadjah Mada, Prof. Agus Suwignyo mengungkapkan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap cerita mistis dan film horor tidak dapat dilepaskan dari sejarah sosial dan budaya yang berkembang sejak lama. Di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

  • November 6, 2026
Dukung Industri Dalam Negeri, KAI Batal Impor Kereta Bekas dari Jepang

KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

  • November 6, 2026
KAI Siapkan Anggaran Rp2 Triliun untuk Bangun Kereta di Bali

Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

  • November 5, 2026
Pemkab Sergai Perkuat Tata Kelola Aset Daerah untuk Tingkatkan PAD

Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

  • November 5, 2026
Polresta Sidoarjo dan Disnaker Upayakan Loker Penyandang Disabilitas

Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

  • November 5, 2026
Di Balik Cerita Mistis Ternyata Berperan Lestarikan Lingkungan

Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir

  • November 5, 2026
Pemkab Bandung Siap Berkolaborasi Kendalikan Banjir