Wakil Presiden Gibran Hadiri Upacara Tawur Agung Kesanga

WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menghadiri upacara Tawur Agung Kesanga Saka 1947 di halaman selatan Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dalam agenda seremonial Tawur Agung Kesanga Saka 1947, Wapres Gibran menyampaikan selamat kepada umat Hindu yang melaksanakan prosesi Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian Hari Nyepi.

Pada kesempatan ini juga ia menyampaikan kesannya atas pelaksanaan Tawur Agung Kesanga di Candi Prambanan.

“Saya senang bisa hadir pagi hari ini di tengah bapak dan ibu semua di pelataran Candi Prambanan yang begitu asri dan indah, yang letaknya bersebelahan dengan Candi Sewu sebagai salah satu simbol toleransi antarumat beragama,” katanya.

Selain itu, Gibran juga mengatakan bahwa Candi Prambanan merupakan aset bangsa yang telah diakui UNESCO.

BACA JUGA  Gibran Cawe-Cawe di Pilkada Solo Dukung Respati-Astrid

Untuk itu Ia berpesan kepada para Kepala Daerah untuk menjaga kebersihan Candi Prambanan terlebih, di musim liburan dengan potensi kunjungan wisata favorit (Candi Prambanan).

“Saya titip pesan kepada para Kepala Daerah l, mohon dijaga kebersihannya selama musim liburan ini,’ ujarnya.

“ Karena saya yakin Candi Prambanan menjadi salah satu destinasi wisata yang paling favorit selama masa liburan,” lanjut Gibran.

Pada bagian lain pidatonya, Wapres Gibran mengajak umat Hindu bersama umat beragama lainnya mensyukuri berbagai perbedaan yang ada di Indonesia.

Karena perbedaan itu mendewasakan selain mendewasakan, juga menyatukan kita semua, sehingga kerukunan dan persatuan harus dijaga bersama.

“Perbedaan itu mendewasakan kita, perbedaan itu menyatukan kita semua, sehingga kerukunan dan persatuan haru kita jaga bersama,” kata Wakil Presiden.

BACA JUGA  Pembatalan Bedah Buku Gibran The Next President Dinilai Politis

Tawur Agung Kesanga dipusatkan di Prambanan

Tahun ini Nyepi berhimpitan waktunya dengan Idul Fitri. Toleransi dan dan saling menghormati perbedaan perlu terus dijaga.

Wakil Presiden kemudian memerintahkan kepada seluruh Kepala Daerah harus berupaya untuk menjamin perayaan berjalan dengan lancar, aman dan umat dapat khusuk menjalankan ibadahnya.

Pada kesempatan tersebut Wapres Gibran mengajak umat Hindu untuk turut secara aktif mendukung dan mengawal Program Asta Cita yang menjadi program prioritas Presiden agar  berjalan maksimal.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengungkapkan rasa bangganya Candi Prambanan berbatasan antara Sleman dan Klaten menjadi tempat berkumpulnya umat Hindu dari seluruh penjuru tanah air untuk melaksanakan Tawur Agung Kesanga.

BACA JUGA  Korban Keracunan Jadi 160 Orang, 39 Masih Jalani Rawat Inap

Hal tersebut menurut Danang dapat menjadi motivasi atau penyemangat khususnya warga Sleman yang merayakan bisa bersama – sama berkumpul di Candi Prambanan untuk berpartisipasi dalam rangkaiannya. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

UN Women Sebut Dampak Gempa untuk Perempuan di Myanmar

UN Women dan UNFPA (Kelompok Kerja Gender dalam Kemanusiaan) menyoroti tantangan yang dihadapi perempuan dan anak perempuan di Myanmar terdampak gempa. Bahkan sebelum gempa terjadi, lebih dari sepertiga penduduk Myanmar,…

Tarif Timbal Balik Presiden Trump Dan Dampaknya

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump umumkan tarif timbal balik. Banyak mitra dagang utama AS akan terkena dampak besar dari tarif yang disebut Trump sebagai “tarif timbal balik”. Trump telah mengumumkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hari ke-4 Lebaran, Lalu Lintas di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

  • April 4, 2025
Hari ke-4 Lebaran,  Lalu Lintas  di Destinasi Wisata Jabar Masih Padat

Pemprov Jabar Siapkan Rp2,4 Triliun untuk  Penangganan Jalan dan Jembatan 

  • April 4, 2025
Pemprov Jabar Siapkan Rp2,4 Triliun untuk  Penangganan Jalan dan Jembatan 

Warga Desak Pemkab Samosir Perbaiki Akses Jalan

  • April 4, 2025
Warga Desak Pemkab Samosir Perbaiki Akses Jalan

UN Women Sebut Dampak Gempa untuk Perempuan di Myanmar

  • April 4, 2025
UN Women Sebut Dampak Gempa untuk Perempuan di Myanmar