Sleman Raih Opini WTP untuk ke-13 Kali

BADAN  Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) menyampaikan hasil pemeriksaan BPK atas Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, pada Senin (8/7). Salah satunya adalah Kabupaten Sleman.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua BPK RI, Isma Yatun kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center. Hadir mewakili Kabupaten Sleman, Bupati Kustini Sri Purnomo dan Ketua DPRD, Haris Sugiharta.

Bupati Kustini menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan pengawasan BPK RI, sehingga pada tahun ini Sleman meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-13 kali secara berturut-turut.

Capaian ini diakui Kustini tak terlepas dari kerja keras seluruh ASN dan jajaran Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah mendukung peningkatan kualitas Sleman.

BACA JUGA  Menteri Perdagangan Tinjau SPBU Disegel di Sleman

“Ini merupakan keberhasilan kita bersama, hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Sleman sebagai upaya peningkatan kualitas Kabupaten Sleman. Dan sesuai arahan Presiden, capaian ini perlu dipertahankan, dan juga perlu ditingkatkan kembali,” jelas Kustini.

Bupati menambahkan, raihan predikat WTP ini juga menambah motivasi Pemerintah Kabupaten Sleman untuk terus melakukan penyempurnaan pengelolaan keuangan sehingga lebih akuntabel dan transparan sebagai bentuk upaya penguatan kepercayaan publik.

Presiden Joko Widodo saat sambutan menyampaikan, opini WTP merupakan kewajiban semua pihak. Hal ini diartikan Presiden Jokowi dengan kewajiban menggunakan APBN secara baik termasuk dengan pertanggungjawabannya. Sehingga Jokowi mengimbau kepala daerah untuk menjalankan amanah dengan baik sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan.

BACA JUGA  Disbud Sleman Gelar Festival Upacara Adat 2024 untuk Eduksi Anak Muda

“Ini uang rakyat, ini uang negara. Kita harus merasa setiap tahun ini pasti diaudit, pasti diperiksa. Jadi sekali lagi, kewajiban menggunakan APBN dan APBD secara baik serta kewajiban mempertanggungjawabkannya secara baik pula,” papar Jokowi.

Presiden juga menyampaikan terima kasih kepada BPK RI yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keungaan negara dan meningkatkan profesionalisme dalam fungsi pemeriksaan. Hal ini juga termasuk dengan pengaruh pada kondisi ekonomi dan politik Indonesia saat ini yang dinilai Jokowi dalam keadaan stabil.

“Ekonomi tetap tumbuh di atas 5 persen. Kita tahu di kuartal pertama tahun ini tumbuh 5,11 persen, inflasi tetap terjaga karena BI dan Kementerian Dalam Negeri setiap hari Senin selalu bertemu dengan kepala daerah untuk menjaga inflasi di setiap daerah,” lanjut Jokowi.

BACA JUGA  Wakil Bupati Sleman Ajak Napi Teladani Nabi Muhammad SAW

Untuk tumbuh lebih kompetitif dengan negara lain, Jokowi mengimbau agar bangsa Indonesia lebih lincah, cepat, taktis dan mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun.

Akuntabilitas dan fleksibiltas dikatakan Jokowi harus dijalankan secara seimbang. Sehingga dapat fokus pada manfaat yang akan diterima oleh rakyat. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa