RSA UGM Gunakan Robot Untuk Operasi Penggantian Lutut

RUMAH Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) memanfaatkan teknologi modern untuk melakukan operasi penggantian lutut.

Layanan  penggantian lutut dilaksanakan di Orthopedic Center RSA UGM.

“Dengan menggunakan teknologi robotik, proses penggantian lutut dapat dilakukan lebih presisi, lebih cepat dan lebih baik,” kata Direktur Utama RSA UGM Dr. Darwito, Senin (16/12).

Untuk mengembangkan pemanfaatan dan pendidikan kedokteran yang memanfaatkan teknologi robotik ini, RSA UGM bekerjasama dengan Tawada Healthcare.

Salah satu yang sudah dikembangkan dari kerja sama ini yakni CORI Robotic Surgical System atau Operasi Robotik Total Knee Replacement.

Dirut RSA UGM Darwito berharap kerjasama yang mencakup berbagai bentuk kerja sama di antaranya penelitian bersama, pengembangan program pelatihan untuk tenaga medis.

Serta implementasi teknologi kesehatan terkini di fasilitas rumah sakit akademik itu.

Kerjasama ini, jelasnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui inovasi teknologi dan riset medis.

Semuanya dapat diterapkan langsung di rumah sakit dan layanan kesehatan masyarakat.

“Kerja sama dengan Tawada Healthcare ini lebih memfokuskan pada pelatihan dan pendidikan,” kata Darwito.

Nanti dokter-dokter di seluruh Indonesia yang mau menggunakan robotic untuk operasi lutut bisa berguru di Orthopedic Center RSA UGM.

Orthopedic Centre diharapkan diharapkan memberi layanan terbaik dan menjadi pusat pelatihan.

Teknologi robot untuk layanan kesehatan

CEO Tawada Healthcare Satrija Sumarkho menegaskan komitmen Tawada Healthcare untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Serta berperan dalam pengembangan teknologi medis dan sistem kesehatan yang lebih efisien dan terjangkau.

Tawada Healthcare telah berpengalaman sejak 1999 dalam mengelola berbagai fasilitas medis dan mengembangkan teknologi kesehatan,

Perusahaan tersebut berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Sekaligus memberikan solusi inovatif untuk tantangan kesehatan yang ada di Indonesia.

Satrija mengatakan selain pendidikan ada sejumlah bentuk kerja sama lainnya antara pihaknya dengan RSA.

Termasuk penelitian bersama dan implementasi teknologi kesehatan terkini di RSA UGM.

“Serta memperkuat peran RSA sebagai institusi pendidikan dan pelayanan kesehatan terdepan di Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya Indonesia menghadapi banyak tantangan di bidang kesehatan.

Selain keterbatasan fasilitas medis di daerah juga kurang optimalnya penggunaan teknologi dalam bidang kesehatan.

Karenanya pihaknya sebagai perusahaan manajemen rumah sakit dan pengembangan layanan kesehatan berusaha memperkuat dengan melakukan kerja sama ini.

Darwito bertekad menjadikan pusat pendidikan yang mendidik para dokter untuk menggunakan teknologi robotik.

RSA UGM memiliki peran memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus harus memberikan pendidikan baik kepada para dokter maupun calon-calon dokter. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara