Layanan Kesehatan Anak Harus Sesuai Kemajuan Teknologi

KONGRES  Nasional Ilmu Kesehatan Anak (KONIKA) kembali digelar. Kali ini IDAI Jawa Tengah menjadi tuan rumah KONIKA  ke XIX mulai  29 September- 1 Oktober digelar di Semarang dan Solo.

KONIKA merupakan kongres nasional yang diadakan setiap 3 (tiga) tahun sekali oleh PP IDAI.

Kongres ini dihadiri sekitar 4 ribu dokter spesialis anak dan dokter umum dari seluruh Indonesia.

KONIKA XIX mengangkat tema ‘Ensuring Equal Access of Childcare in the Era of Society 5.0’. Atau Memastikan Akses yang Setara terhadap Anak di Era Masyarakat 5.0.

Tema ini  menantang profesi dokter spesialis anak untuk mampu mentransformasikan layanan kesehatan sejalan dengan inovasi dan kemajuan teknologi.

Sekaligus menciptakan perubahan positif dalam pemberian layanan kesehatan.

“Salah satu tantangan paling mendesak yang dihadapi di dunia kesehatan anak adalah tingginya angka kematian bayi dan anak,” kata Ketua IDAI Jawa Tengah, DR Dr Fitri Hartanto, SpA(K), Senin (30/9).

“Semestinya dapat dikurangi secara signifikan dengan intervensi yang tepat sasaran dan peningkatan akses terhadap layanan kesehatan yang bermutu,” lanjutnya.

Sementara itu Ketua Panitia KONIKA XIX 2024, Dr Mohamad Supriatna, TS, SpA(K) menjelaskan KONIKA menawarkan platform bagi para profesional pediatrik untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang perawatan kesehatan pediatrik.

Ia berharap para peserta kongres  untuk menerapkan apa yang telah mereka pelajari dalam praktik sehari-hari.

“Dan semangat untuk memulai perjalanan transformatif ini bersama-sama, dengan sinergi bersama,” pungkasnya. (Htm/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

KANTOR Imigrasi Yogyakarta di Bandara Internasional Yogyakarta atau YIA (Yogyakarta International Airport) menggagalkan keberangkatan tiga orang yang diduga akan akan berangkat haji tanpa melalui prosedur resmi atau nonprosedural. Ketiga orang…

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

WAKIL Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan pemerintah memberikan ruang bagi jemaah haji untuk mengikuti keyakinan fikih masing-masing terkait lokasi pemotongan hewan dam (denda haji). Pernyataan itu disampaikannya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

  • May 15, 2026
Imigrasi Yogyakarta Gagalkan Keberangkatan 3 Calon Haji Nonprosedural

Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

  • May 15, 2026
Wamen Haji: Jemaah Dibebaskan Pilih Lokasi Potong Dam

Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

  • May 15, 2026
Personel Satsamapta Polres Cianjur Bantu Perempuan yang Hendak Melahirkan

Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

  • May 14, 2026
Dihajar Foolad Sirjan Iranian, Garuda Jaya Jadikan Pelajaran

Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

  • May 14, 2026
Bungkam Nakhonratchasima, Jtekt Stings Aichi Melenggang ke Semifinal AVC

Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun

  • May 14, 2026
Deltras FC Kantongi Lisensi AFC untuk Tiga Tahun Beruntun