Tahan Arab Saudi, Ranking Timnas Indonesia Kembali Melejit

TIM nasional Indonesia sukses menuai satu poin pada laga pertamanya di Grup C Putaran Tiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia seusai menahan imbang tuan rumah Arab Saudi 1-1.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah Jumat (6/9/2024) dini hari WIB itu, tim besutan Shin Tae-yong tersebut bahkan unggul lebih dulu lewat gol Ragnar Oratmangoen di menit ke-19. Namun, Musab Al-Juwayr (45+3’) sukses membuat skor sama kuat 1-1 jelang turun minum.

Hasil imbang ini membuat Timnas Indonesia mendapatkan tambahan 6,88 poin di ranking FIFA. Kini, koleksi Tim Merah Putih menjadi 1.115,61 poin. Alhasil, Timnas Indonesia naik tiga peringkat di ranking FIFA, tepatnya dari posisi 134 ke 131 dunia.

BACA JUGA  Emil Audero tidak Sabar Debut Bersama Timnas di GBK

Pahlawan Garuda

Kiper Maarten Paes tidak pelak menjadi pahlawan Timnas Indonesia berkat penampilan apiknya. Salah satunya ketika ia sukses menggagalkan tendangan penalti pemain Arab Saudi.

Selain itu, Paes beberapa kali juga menyelamatkan peluang yang didapat tim asuhan Roberto Mancini itu. Total ada tiga penyelamatan dibuat Paes.

Meski tampil heroik, Paes juga membuat kesalahan saat gagal mengantisipasi bola tembakan Musab Al-Juwayr di menit ke-45 yang berujung gol penyama kedudukan Arab Saudi.

Sorotan media asing

Kesuksesan ‘Skuat Garuda’ menahan imbang Arab Saudi dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 tidak urung juga mendapat sorotan dari media-media asing. Beberapa di antaranya dari media Vietnam.

Salah satunya Bongda yang menyebut hasil imbang timnas Indonesia melawan Arab Saudi itu layaknya gempa.

BACA JUGA  Demi Posisi Empat Besar, Timnas Indonesia Bidik 15 Poin

Adapun media Malaysia Stadium Astro enyebut Indonesia membuat kejutan dan bermain apik pada awal laga.

“Indonesia memamerkan permulaan yang cemerlang dengan Ragnar Oratmangoen membuat Indonesia memimpin pada menit ke-19. Sayangnya Musab Fahd Al Juwayr menyamakan kedudukan beberapa menit sebelum turun minum,” tulisnya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara