PSSI Sesali Kericuhan Pascapertandingan Persipura vs Adhyaksa

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyesali kericuhan yang terjadi selepas laga play-off antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (8/5). Pasalnya, sampai kini sepak bola Indonesi masih diawasi FIFA.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu. Menurut Yunus Nusi insiden itu sangat mencoreng citra sepakbola nasional.

“PSSI sangat menyayangkan kericuhan ini terjadi di Jayapura. Tentu kita prihatin dengan keributan ini,” kata Yunus Nusi.

Ia pun berharap hal serupa tak lagi terjadi di sepakbola Indonesia. Ia meminta semua pihak untuk legawa menerima hasil dari setiap pertandingan.

“PSSI berharap hal ini tidak akan terulang lagi dan kita butuh kesabaran, kesadaran, bahwa menang dan kalah itu pasti terjadi di dalam sebuah pertandingan. Kami tahu masyarakat Papua sangat cinta sepak bola,” ujar Yunus..

BACA JUGA  Moon Chang-Jin Bertekad Buat Suporter PSS Kembali Tersenyum

Gagal promosi

Kericuhan pecah setelah Persipura menderita kekalahan 0-1 dari Adhyaksa, yang membuat tuan rumah gagal promosi ke Super League

Kekalahan itu menyulut emosi para suporter tuan rumah yang turun dari tribun stadion dan masuk ke lapangan. Mereka lalu merusak sejumlah fasilitas di dalam stadion. Kericuhan juga merembet hingga ke luar stadion. Sejumlah kendaraan yang terparkir di area Stadion Lukas Enembe dibakar oleh suporter.

Menyikapi hal itu, Yunus menyatakan PSSI akan mengambil langkah tegas. Pasalnya, saat ini sepak bola Indonesia masih dalam pengawasan ketat oleh FIFA akibat Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sedikitnya 135 nyawa pada 1 Oktober 2022 silam. (*/N-01)

BACA JUGA  Timnas Indonesia segera Punya Striker Grade A

Dimitry Ramadan

Related Posts

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

EKSPANSI penerimaan mahasiswa pada sejumlah PTN (Perguruan Tinggi Negeri) termasuk PTN berbadan hukum (PTNBH), perubahan regulasi yang berlangsung cepat, perbedaan fleksibilitas dalam pembukaan dan pengelolaan program studi, serta keterbatasan dukungan…

Gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 kian Dekat, 21 Penggawa Timnas Indonesia Sudah di Jakarta

Sebanyak 21 pemain telah bergabung di Jakarta untuk mengikuti persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran para pemain tersebut memperkuat persiapan skuad Garuda menjelang turnamen yang berlangsung pada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BKSPTIS dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

  • September 22, 2026
BKSPTIS  dan Aptik Dorong Ekosistem Pendidikan Tinggi Berkeadilan

Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

  • September 22, 2026
Baru Bebas 5 Bulan, Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

  • September 22, 2026
JNE Berangkatkan 1.200 Karyawan dan Keluarga Umrah

Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

  • September 22, 2026
Sleman Sabet Dua Penghargaan Lomba Desa/Kampung Wisata 2026

Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun Rumah Dinas Brimob

  • September 22, 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Personel, Polda DIY Bangun  Rumah Dinas Brimob

Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal

  • September 22, 2026
Koling dan Darling Merapi Siap Manjakan Lidah Wisatawan dengan Kopi Lokal