PSSI Kutuk Keras Aksi Kekerasan di Ajang EPA U20

PSSI mengutuk keras insiden kekerasan yang terjadi pada laga Elite Pro Academy (EPA) U20 saat pertadningan Dewa United Development melawan Bhayangkara Youth, di Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4). Penegasan itu disampaikan Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi.

“PSSI termasuk ketua umum mengutuk keras kejadian ini dan pemain yang melakukan hal (kekerasan-red) itu. PSSI segera menyampaikan hal ini kepada komite disiplin untuk diambil tindakan seberat-beratnya,” tegas Yunus dalam keterangan resminya, Senin.

Menurut Yunus, pihaknya melihat adanya kelalaian dari perangkat pertandingan yang tidak maksimal dalam memimpin laga. Karena itu PSSI akan memberikan sanksi tegas kepada semua pihak yang terlibat.

Seperti diberitakan, insiden itu terjadi setelah pertandingan usai yang dimenang Dewa 2-1. Para pemain dari kedua tim terlihat terlibat dalam aksi dorong-dorongan yang kemudian berkembang menjadi keributan. Beberapa pemain bahkan menunjukkan tindakan agresif, termasuk adanya tendangan yang dinilai berbahaya ke arah pemain Dewa United.

BACA JUGA  Asa Terakhir Garuda Muda Dapatkan Tiket ke Paris

Coret pemain yang terlibat

Pada bagian lain, pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mengaku akan memberi sanksi bagi pemain yang terlibat dalam keributan itu. Ia bahkan mengaku tidak ragu mencoret mereka.

“Seandainya benar ada pemain timnas usia muda yang terlibat ( pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan,” kata Nova Arianto dikutip dari akun media sosialnya.

Dari berbagai berbagai tayang video di media sosial, memang beberapa pemain menunjukkan tindakan agresif. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pemain Bhayangkara FC U-20 sekaligus eks Timnas Indonesia U-17, Fadly Alberto Hengga, yang nampak melakukan tendangan kung fu ke pemain Dewa United..

“Pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik. Semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali,” katanya. (*/N-01)

BACA JUGA  Gol Theodore dan Amar Antar Indonesia ke Piala Asia U-20 2027

Dimitry Ramadan

Related Posts

Persib Terkapar di Madura, Persebaya Takluk di Makassar

PERSIB Bandung harus menelan pil pahit dalam lawatannya ke Madura. Saat menghadapi Madura United dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, Kamis (22/10) malam, Persib…

Presiden Prabowo Sebut Pelaku Karhutla Sebagai Terorisme Lingkungan

PRESIDEN Prabowo Subianto mengaku geram dengan para pelaku pembakaran hutan yang menyebabkan karhutla. Presiden bahkan menyebut para pelaku pembakaran yang diduga dilakukan baik perorangan maupun korporasi sebagai bentuk terorisme lingkungan.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Terkapar di Madura, Persebaya Takluk di Makassar

  • October 22, 2026
Persib Terkapar di Madura,  Persebaya Takluk di Makassar

Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

  • October 22, 2026
Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

Upacara Hari Santri 2026 Kabupaten Sleman Diawali dengan Salat Istisqa

  • October 22, 2026
Upacara Hari Santri 2026 Kabupaten Sleman Diawali dengan Salat Istisqa

Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

  • October 22, 2026
Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

  • October 22, 2026
Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan

  • October 22, 2026
Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan