
PERSIS harus puas bermain imbang 0-0 dengan Persebaya dalam lanjutan Super League. Hasil itu membuat Laskar Sambernyawa semakin dekat dengan jurang degradasi.
Saat ini Persis tetap peringkat ke-16 dengan 28 poin dari 32 pertandingan, berjarak tiga poin dari zona aman. Sementara, Persebaya tertahan di peringkat kelima klasemen dengan 52 poin dari 32 laga, terpaut satu poin dari empat besar.
Sementara itu, Garudayaksa resmi menjadi juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah menaklukkan PSS Sleman lewat adu penalti 4-3 usai main imbang 2-2 dalam partai final di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu.
Garudayaksa bahkan tampil baik dan menekan PSS, yang memainkan final di kandangnya sendiri, bahkan sempat memimpin 2-0 berkat gol-gol Alfin Faiz Kelilauw dan Everton di babak pertama.
Promosi

Kedua tim musim depan akan berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, bersama Adhyaksa FC yang pada Jumat (8/5) berhasil mengalahkan Persipura Jayapura 1-0 dalam laga perebutan tempat ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.
Meski berstatus liga kasta kedua, pertandingan final kali ini berlangsung dengan intensitas cukup tinggi sejak menit awal. Kedua tim saling berupaya untuk mencetak gol lebih dulu, namun final pass mereka selalu gagal.
Garudayaksa, PSS, dan Adhyaksa promosi ke kasta tertinggi musim depan, menggantikan tiga tim yang degradasi ke kasta kedua, yang sementara ini sudah diketahui dua dari tiga tim itu adalah PSBS Biak dan Semen Padang. (*/N-01)






