
JUARA bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) sukses membekuk Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor meyakinkan 3-1 (19-25, 25-19, 25-19, 25-21) pada Leg 1 Grand Final Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Jumat (24/4/2026).
Kemenangan itu menjadi modal penting bagi JPE untuk melakoni leg 2. Sebab mereka hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mempertahankan gelar Proliga.
Diungkapkan pelatih JPE, Bullent Karsioglu mengatakan, untuk menuju juara pihaknya akan melangkah satu persatu. Sebab Gresik Phonska juga bukan lawan yang mudah.
“Kami bisa menciptakan kondisi yang baik untuk menang. Yang jelas kami akan membuat kejutan lagi besok,” kata pelatih asal Turki itu selepas laga.
Hal senada diungkapkan Kapten tim JPE, Tisya Amallya. Menurut dia, kunci kemenangan mereka di leg 1 adalah sabar. “Kami sempat deg-degan setelah kalah di set 1. Tapi terus terang kami hari ini bermain lebih sabar.”
Kekuatan penuh

Dalam laga itu, JPE menurunkan kekuatan penuh dengan mengandalkan Megawati Hangestri, Irina Voronkova, dan Wilma Salas. Namun, koordinasi di lapangan sempat terlihat goyah di awal laga. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Phonska Plus.
Melalui motor serangan Medi Yoku dan umpan cantik dari Arnetta Putri, Phonska Plus tampil menekan. Kejar mengejar angka pun terjadi sepanjang laga.
“Tentu saja kami kecewa. Hari ini kita tidak cukup baik. Dan saya akui Pertamina bermain lebih baik. Mudah-mudahan kami besok bermain lebih bagus,” ujar pelatih Phonska Plus, Alessandro Lodi. (*/N-01)







