Ratusan Korban Lumpur Lapindo Salat Ied di Samping Tanggul Porong

SEKITAR 300 warga korban lumpur Lapindo melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di lahan kosong samping Masjid Nurul Azhar, Desa Jatirejo Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jumat (20/3) pagi.

Lokasi berbatasan dengan tanggul penahan lumpur tersebut dipilih sebagai simbol keteguhan hati warga yang terdampak bencana.

​Ibadah salat Idulfitri dimulai pukul 06.30 WIB ini berlangsung dengan khidmat. Warga banyak berdatangan meskipun pemerintah menetapkan Idulfitri baru Sabtu (21/3). Hal ini disebabkan di antara mereka banyak umat Muhammadiyah.

Warga yang salat ini adalah korban lumpur Lapindo yang sekarang tinggal menetap terpisah di beberapa wilayah. Bahkan ada yang pindah ke wilayah luar Sidoarjo seperti Pasuruan dan Mojokerto. Dulu mereka kebanyakan tinggal satu kampung, sebelum peristiwa lumpur Lapindo 29 Mei 2006.

BACA JUGA  Oknum TNI AL Kasus Pelecehan Divonis Bebas, Korban Ajukan Kasasi

Perkuat kesabaran dan keihklasan

Para warga korban lumpur Lapindo melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di lahan samping tanggul Porong. (Dok.Ist)

​Dalam khotbahnya, KH Fauzi Mansyur selaku khatib, mengajak para jemaah untuk menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana memperkuat kesabaran dan keikhlasan.

Ia menekankan bahwa cobaan yang menimpa warga Porong selama bertahun-tahun harus menjadi penguat iman dan solidaritas antar sesama.

​”Idulfitri adalah kemenangan bagi mereka yang sabar dalam menghadapi ujian. Mari kita jaga kerukunan dan terus saling menguatkan di tengah kondisi yang ada,” kata KH Fauzi Mansyur.

Sarat emosional

Warga korban lumpur Lapindo melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di lahan samping tanggul Porong. (Dok.Ist)
Seorang warga korban lumpur Lapindo hendak melaksanakan ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di lahan samping tanggul Porong. (Dok.Ist)

​Salah seorang warga, M Rubianto mengungkapkan, melaksanakan Salat Ied di lokasi tersebut memiliki makna emosional tersendiri.

Bagi warga yang rumahnya telah tenggelam, area di sekitar tanggul adalah titik terdekat untuk mengenang kampung halaman mereka.

BACA JUGA  Polresta Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti Sabu 30 Kilogram

​”Setiap tahun kami berupaya salat di sini. Ini bukan sekadar ibadah, tapi cara kami merawat ingatan terhadap tanah kelahiran kami yang kini sudah berada di bawah lumpur,” kata M Rubianto seusai pelaksanaan salat.

​Setelah rangkaian ibadah selesai, ratusan warga tersebut saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan di pinggir jalan raya.

Meski secara fisik pemukiman mereka sudah tiada, semangat silaturahmi antar warga eks-korban lumpur tetap terjaga dengan erat. (OTW/M-01)

Related Posts

10 Pemain Paraguay Paksa Turki Pulang Kampung

PARAGUAY berhasil menjaga peluang lolos ke fase selanjutnya  setelah menaklukkan Turki 1-0 pada laga kedua mereka di Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu. Satu-satunya gol Paraguay dalam duel di Stadion…

Brasil dan Maroko Jaga Asa ke Fase Selanjutnya

BRASIL akhirnya berhasil memetik kemenangan pertamanya di fase grup. Setelah hanya bermain imbang dengan Maroko di laga pertama, Brasil sukses meredam Haiti 3-0 pada laga keduanya di Grup C. Dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

10 Pemain Paraguay Paksa Turki Pulang Kampung

  • June 20, 2026
10 Pemain Paraguay Paksa Turki Pulang Kampung

Brasil dan Maroko Jaga Asa ke Fase Selanjutnya

  • June 20, 2026
Brasil dan Maroko Jaga Asa ke Fase Selanjutnya

Gasak Australia, Amerika Kunci Tiket ke Babak 32 Besar

  • June 20, 2026
Gasak Australia, Amerika Kunci Tiket ke Babak 32 Besar

Komentari Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Serahkan ke Polisi

  • June 19, 2026
Komentari Penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa, Jokowi Serahkan ke Polisi

Masih Bergantung pada Daerah Pemasok, Pemkot Bandung Cari Alternatif

  • June 19, 2026
Masih Bergantung pada Daerah Pemasok, Pemkot Bandung Cari Alternatif

Revisi UU P2SK Bisa Perkuat Ekosistem Keuangan Nasional

  • June 19, 2026
Revisi UU P2SK Bisa Perkuat Ekosistem Keuangan Nasional