John Herdman Ingin Singkap Kegagalan Timnas Indonesia

ARSITEK anyar timnas Indonesia John Herdman membeberkan target jangka pendeknya bersama skuat Garuda. Salah satunya menyingkap kegagalan timnas Indonesia ke Piala Dunia.

Hal itu diungkapkan juru taktik asal Inggris itu dalam konferensi pers perkenalan dirinya di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1).

Herdman mengatakan ada tiga poin utama yang akan langsung ia lakukan. Pertama, mendengarkan, kedua memahami, dan ketiga bertindak. Tiga poin itu akan ia lakukan untuk mengurai kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Ia perlu memahami apa kekurangan Indonesia dalam dua tahun perjalanan menuju Piala Dunia 2026, agar nantinya tak mengulang lagi kegagalan yang sama.

“Dalam jangka pendek, yang terpenting adalah melakukan penilaian, meluangkan waktu untuk mendengarkan, memahami pengalaman orang-orang. Pada Piala Dunia terakhir, Indonesia sudah sangat dekat, sangat dekat, tetapi akhirnya gagal, kita harus memahami di mana letak kekurangannya,” kata Herdman.

BACA JUGA  Shin Tae-yong Doakan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia

Kapten Jay Idzes

Salah satu orang yang akan ia tuju untuk didengarkan pendapatnya adalah sang kapten, yaitu Jay Idzes.

“Kapten pasti memahami apa yang mereka alami. Bagaimana mereka menderita di momen-momen tertentu, bagaimana mereka secara kolektif bangkit kembali dari keberhasilan dan kegagalan dalam kampanye tersebut,” ujarnya.

“Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten dan beberapa pemimpin kunci. Saya telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu mereka bahwa saya ada di sini, saya mengamati,” lanjutnya

FIFA Series

Hasil target jangka pendek ini akan ia terapkan pada laga pertamanya bersama Indonesia yang menjadi tuan rumah FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Maret mendatang.

BACA JUGA  Sempat Diragukan, Mitchell Baker Jawab dengan Lima Gol. Kuncinya, Percaya pada Diri Sendiri

Ia berharap cara ini akan mendapatkan hasil serupa seperti ia melatih tim putri Selandia Baru dan Kanada, serta tim putra Kanada.

“Anda tahu, pekerjaan saya selama 15–20 tahun terakhir adalah meloloskan tim ke Olimpiade dan Piala Dunia. Ini tentang melihat apa yang hilang dalam kebiasaan tersebut dan membangunnya. Jadi, dalam jangka pendek: dengarkan, pahami, lalu bertindak. Mari kita mulai,” katanya. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

MANTAN Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim didakwa menerima uang senilai Rp1,2 miliar terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA) periode 2021-2026. Jaksa…

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

PRESIDEN Prabowo Subianto menyerahkan bonus senilai total Rp158,3 miliar kepada para atlet dan pelatih peraih medali Asian Games dan Asian Para-Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis. Dalam kesempatan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

  • October 30, 2026
KPK: Pemeriksaan Cukai PT Djarum Murni Kasus Hukum

Pemerintah Perlu Tetapkan Tujuan Cukai Minuman Berpemanis di Kemasan

  • October 30, 2026
Pemerintah Perlu Tetapkan Tujuan Cukai Minuman Berpemanis di Kemasan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika