Ditahan Persik, Persib Gagal Rebut Kembali Puncak Klasemen

PERSIB Bandung harus puas bermain imbang 1-1 dengan Persik Kediri dalam lanjutan Super League di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/1/2026) malam WIB.

Persib unggul lebih dulu lewat gol Sadil Ramdani pada menit 68. Ironisnya, pada menit 81 Sadil mendapat kartu merah sehingga Persib harus bermain dengan 10 pemain. Persik akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Muhamad Firly pada injury time (90+5′)

Tambahan satu poin itu membuat Persib gagal merebut kembali posisi puncak klasemen dari tangan Borneo FC yang unggul 2 poin. Maung Bandung tertahan di urutan ketiga klasemen sementara dengan 35 poin, sama dengan koleksi angka Persija Jakarta, yang ada di posisi kedua.
Sementara itu, Persik berada di posisi ke-11 dengan 19 poin dari 16 laga.

BACA JUGA  Tim Akademi Persib Cimahi U-12 Ikut Ajang Gothia Cup di Swedia

Puji pemainnya

Para pemain Bhayangkara FC melakukan selebrasi. (Dok.Bhayangkara)

Pada laga sebelumnya, Bhayangkara Presisi Lampung FC berhasil mengungguli Dewa United 1-0 di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim. Satu-satunya gol Bhayangkara dalam laga itu dicetak F Sadat pada menit 43.

Pelatih Bhayangkara Paul Munster memuji perjuangan para pemainnya karena mampu mempertahankan kemenangan 1-0 meski hanya bermain dengan 10 pemain.

“Kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain yang mampu menjaga fokus dan semangat juang sejak awal laga hingga peluit akhir dibunyikan,” katanya selepas laga

Di sisi lain, pelatih Dewa United, Olde Reikerink menilai kegagalan timnya akibat gagal memanfaatkan ruang. “Hasil yang di dapat adalah kesalahan tim kami sendiri. Kami tidak eksekusi ruang yang ada di lapangan, sehingga tidak kasih lihat apa yang harus kita kasih,” katanya.

BACA JUGA  Persib Resmi Lepas Striker Andrew Jung

Saat Bhayangkara ada di urutan kesembilan dengan 22 poin. Adapun Dewa United di posisi 14 dengan 17 poin. (*/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara